- JAKARTA – Langkah konsolidasi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh memasuki babak baru.
- Rombongan terdiri atas Ketua DPC, Ketua DPAC, Dewan Syuro, para Bupati dan Wakil Bupati, serta kader PKB dari 23 kabupaten/kota se-Aceh.
- Pertemuan yang berlangsung di Aula Fraksi PKB, Gedung Nusantara I DPR RI itu menjadi sarana mempererat hubungan struktur partai di daerah dengan pimpinan tingkat nasional.
Kabar Tujuh | Mega Melaporkan
JAKARTA – Langkah konsolidasi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh memasuki babak baru. Ketua DPW PKB Aceh yang juga Anggota Komisi V DPR RI, H. Ruslan Daud atau akrab disapa HRD, memimpin sekitar 250 pengurus dan kader PKB Aceh melakukan audiensi dengan Wakil Ketua DPR RI, Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal, S.Ag., M.A.P., di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Rombongan terdiri atas Ketua DPC, Ketua DPAC, Dewan Syuro, para Bupati dan Wakil Bupati, serta kader PKB dari 23 kabupaten/kota se-Aceh. Seluruh peserta tampil kompak mengenakan seragam hijau PKB berlogo Harlah ke-28 sebagai simbol persatuan dan soliditas organisasi.
Pertemuan yang berlangsung di Aula Fraksi PKB, Gedung Nusantara I DPR RI itu menjadi sarana mempererat hubungan struktur partai di daerah dengan pimpinan tingkat nasional. Sebelumnya, rombongan juga mengikuti kegiatan olahraga ringan di lingkungan parlemen sebagai bagian dari agenda kebersamaan.
Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, memberikan apresiasi tinggi terhadap kekompakan PKB Aceh di bawah kepemimpinan Ruslan Daud. Menurutnya, soliditas organisasi menjadi modal utama agar partai mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata. Ia juga menegaskan PKB terus mengusung politik kehadiran, yakni memastikan setiap kader hadir membawa solusi dan kerja nyata, bukan sekadar hadir di momen politik semata.
Sementara itu, Ruslan Daud mengingatkan seluruh kader untuk senantiasa menjaga marwah partai serta memperkokoh kekompakan dalam menjalankan amanah.
“Jaga marwah PKB di mana pun kita berada. Tetap kompak, solid, saling merangkul, dan jadikan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama dalam setiap langkah pengabdian,” tegas Ruslan Daud.
HRD menambahkan, kekuatan partai tidak hanya dinilai dari jumlah kader, melainkan dari kemampuan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat serta menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pengurus, kader, maupun kepala daerah hasil dukungan PKB untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Melalui audiensi ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara PKB Aceh dengan Fraksi PKB DPR RI, sehingga berbagai aspirasi daerah dapat dikawal secara lebih efektif demi mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh.

