- ACEH UTARA — Jarak dan kesibukan di tanah rantau tidak memutus rasa kepedulian sosial masyarakat Gampong Ampeh, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, terhadap kampung halaman mereka.
- Melalui komunitas Perantau Gampong Ampeh, warga yang tersebar di berbagai daerah hingga luar negeri kembali menunjukkan solidaritas yang kuat dengan menggalang donasi duka untuk almarhum M.
- Dari hasil penggalangan tersebut, para perantau berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp892 ribu.
ACEH UTARA — Jarak dan kesibukan di tanah rantau tidak memutus rasa kepedulian sosial masyarakat Gampong Ampeh, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, terhadap kampung halaman mereka. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (7/5/2026).
Melalui komunitas Perantau Gampong Ampeh, warga yang tersebar di berbagai daerah hingga luar negeri kembali menunjukkan solidaritas yang kuat dengan menggalang donasi duka untuk almarhum M. Dahlan, mantan Geusyik Gampong Ampeh.
Dari hasil penggalangan tersebut, para perantau berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp892 ribu. Dana tersebut direncanakan akan diserahkan pada malam Jumat bertepatan dengan pelaksanaan samadiah umum di desa setempat.
Penyaluran bantuan nantinya akan diwakili oleh Wakil Ketua Perantau Gampong Ampeh, Tgk Ridwan, sementara kegiatan sosial tersebut dikoordinasikan langsung oleh Ketua Perantau Gampong Ampeh, Zubir Almas, yang saat ini sedang berada di luar negeri.
Menurut Zubir, kegiatan sedekah duka telah menjadi bagian dari tradisi dan bentuk kepedulian sosial para perantau terhadap masyarakat kampung halaman, terutama bagi keluarga yang sedang tertimpa musibah.
“Walaupun berada jauh di rantau, kepedulian terhadap gampong tidak boleh hilang. Semangat kebersamaan ini yang terus kami jaga,” ujar Zubir Almas.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota komunitas perantau yang terus aktif membantu berbagai kegiatan sosial di desa, baik saat terjadi musibah maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya.
Ungkapan “tuboh di rantoe, pikiran u gampong” yang disampaikan Zubir menggambarkan betapa kuatnya ikatan emosional masyarakat perantau dengan tanah kelahiran mereka.
Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa solidaritas sosial masyarakat Aceh tetap terjaga, meski dipisahkan oleh jarak dan kesibukan di negeri orang. Bagi warga Gampong Ampeh, kebersamaan bukan hanya hadir saat berkumpul fisik di kampung, tetapi juga tumbuh melalui kepedulian yang terus dijaga dari jauh.(Mega)

