BIREUEN – Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) Kabupaten Bireuen sukses menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) I di Sekretariat PERTUNI Bireuen, Jalan Jati, Sabtu (13/6/2026). Musyawarah tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi untuk memperkuat kelembagaan, mengevaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya, sekaligus memilih kepengurusan baru dan menyusun program kerja periode 2026–2031.

Kegiatan yang merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat kabupaten itu dihadiri oleh perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bireuen, Mukhlis; Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, Alfian; Ketua DPD I PERTUNI Aceh, Buhari Johan; para undangan; serta pendamping peserta yang turut memberikan dukungan terhadap jalannya musyawarah.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Shalawat Badar, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dan Hymne PERTUNI. Selanjutnya, Muscab I PERTUNI Kabupaten Bireuen secara resmi dibuka oleh Ketua DPD I PERTUNI Aceh, Buhari Johan.
Dalam sambutannya, Buhari Johan mengajak seluruh anggota untuk terus meningkatkan kemandirian, kreativitas, dan semangat kebersamaan dalam membangun organisasi. Menurutnya, penyandang tunanetra memiliki potensi yang besar untuk berkembang apabila diberikan kesempatan dan kemauan untuk terus belajar serta berusaha.
Ia juga mencontohkan sejumlah peluang usaha yang dapat dikembangkan oleh anggota, seperti jasa pijat dan usaha peternakan, sebagai langkah untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi anggota.
“Ayo kita berkreasi. Insya Allah kalau kita mau, pasti kita bisa,” ujarnya memberi semangat kepada peserta Muscab.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, Alfian, menyampaikan dukungan penuh terhadap keberadaan dan pengembangan PERTUNI di Kabupaten Bireuen. Ia berharap organisasi tersebut terus berkembang, semakin solid, serta mampu menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi para anggotanya.
Melalui rangkaian sidang paripurna, peserta Muscab membahas dan mengesahkan tata tertib musyawarah, mendengarkan laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2023–2025, serta membahas dan menetapkan program kerja organisasi untuk periode 2026–2031.
Puncak kegiatan berlangsung dengan agenda pemilihan kepengurusan baru yang dilaksanakan secara demokratis. Berdasarkan hasil pemungutan suara, Mohd Taufik terpilih sebagai Ketua Cabang PERTUNI Kabupaten Bireuen periode 2026–2031. Sementara itu, Ismail ditetapkan sebagai Dewan Pengawas Cabang (Dewascab) PERTUNI Kabupaten Bireuen.
Dalam sambutannya, Mohd Taufik menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut selama lima tahun ke depan. Ia berkomitmen untuk menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya serta mengajak seluruh anggota untuk bersama-sama membangun organisasi yang lebih maju dan mandiri.
“Insya Allah ke depan kita akan melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Mari kita bangkit, bekerja sama, menjalankan program yang telah direncanakan dengan semangat kebersamaan, dan terus belajar mandiri demi kemajuan organisasi,” katanya.
Di sela-sela kegiatan, Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen juga menyerahkan bantuan kepada peserta sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada anggota PERTUNI.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pelantikan pengurus terpilih serta penyerahan hasil Muscab oleh pimpinan sidang kepada Ketua Cabang terpilih sebagai tanda berakhirnya seluruh rangkaian musyawarah.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru dan tersusunnya program kerja lima tahun ke depan, PERTUNI Bireuen diharapkan semakin maju, mandiri, dan aktif dalam memperjuangkan hak, kesetaraan, serta kesejahteraan penyandang tunanetra di Kabupaten Bireuen.(Mega)

