BIREUEN – Usai resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bireuen periode 2026–2031, Iswahyudi atau yang akrab disapa Bos Yudi langsung memfokuskan langkah awal kepemimpinannya pada penguatan konsolidasi organisasi dan kaderisasi guna memperkokoh posisi partai di tengah masyarakat hingga berita ini diterbitkan, Minggu (14/6/2026).
Pelantikan pengurus DPD PAN Bireuen merupakan bagian dari agenda serentak Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Aceh dan DPD se‑kabupaten/kota se‑Aceh, dipimpin langsung Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, di Balee Meuseuraya Aceh (BMA), Banda Aceh, Sabtu (13/6/2026).
Bos Yudi menilai soliditas organisasi adalah modal utama menjalankan agenda kepartaian sekaligus memperkuat peran PAN dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, kepengurusan baru akan menitikberatkan pada pemantapan struktur, peningkatan kapasitas kader, serta perluasan keterlibatan partai dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Pelantikan ini menjadi semangat baru bagi seluruh kader untuk terus bekerja dan hadir di tengah masyarakat. Kami ingin PAN semakin kuat dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Bireuen,” ujar Bos Yudi.
Dalam kepengurusan ini, ia didampingi Edi Supriyadi sebagai Sekretaris dan Suriya Yunus sebagai Bendahara. Ketiganya dipercaya memimpin roda organisasi selama lima tahun ke depan.
Kehadiran pengurus dari 17 kecamatan bersama ratusan kader dan simpatisan saat pelantikan menjadi gambaran nyata soliditas PAN Bireuen dalam menyongsong berbagai agenda politik dan pembangunan ke depan.
Sementara itu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyampaikan optimisme terhadap masa depan PAN Aceh. Menurutnya, kekuatan kader muda, jaringan relawan, dan kepemimpinan daerah menjadi modal penting menjadikan PAN salah satu kekuatan politik utama di Aceh pada Pemilu 2029.
Pelantikan ini sekaligus menandai dimulainya fase pemantapan organisasi PAN Bireuen, yang diharapkan mampu memperkuat peran partai dalam menyerap, mengawal, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.(Mega)

