- Aceh Tamiang ,19 November 2025– Dewan Pengurus Daerah (DPD) Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Kabupaten Aceh Tamiang menggelar Rapat Kerja Tahunan pada 19 November 2025 di aula SKB Aceh Tamiang dengan tema Optimalisasi Fungsi Organisasi serta Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).
- Dalam pemaparannya, Hendriko Lubis menekankan bahwa SWI Aceh Tamiang perlu memperkuat struktur organisasi melalui evaluasi internal, penegasan tupoksi setiap divisi, serta penyempurnaan Standard Operational Procedure (SOP) lembaga.
- Pada bidang pengawasan sosial, SWI Aceh Tamiang menegaskan komitmennya sebagai lembaga kontrol terhadap kebijakan publik, terutama terkait penggunaan anggaran pemerintah.
Aceh Tamiang ,19 November 2025– Dewan Pengurus Daerah (DPD) Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Kabupaten Aceh Tamiang menggelar Rapat Kerja Tahunan pada 19 November 2025 di aula SKB Aceh Tamiang dengan tema Optimalisasi Fungsi Organisasi serta Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Rapat ini dipimpin langsung oleh Hendriko Lubis selaku Ketua DPD SWI Aceh Tamiang dan dihadiri oleh para ketua divisi juga seluruh Anggota dalam membahas agenda strategis untuk meningkatkan kinerja organisasi serta peran wartawan dalam pengawasan sosial.
Dalam pemaparannya, Hendriko Lubis menekankan bahwa SWI Aceh Tamiang perlu memperkuat struktur organisasi melalui evaluasi internal, penegasan tupoksi setiap divisi, serta penyempurnaan Standard Operational Procedure (SOP) lembaga. Langkah ini diambil agar tata kelola organisasi semakin solid dan mampu menjawab tantangan dunia pers yang terus berkembang.
Pada bidang pengawasan sosial, SWI Aceh Tamiang menegaskan komitmennya sebagai lembaga kontrol terhadap kebijakan publik, terutama terkait penggunaan anggaran pemerintah. Mekanisme pelaporan dan investigasi akan diperkuat secara profesional, independen, dan beretika. Kerja sama dengan lembaga hukum, pemerintah, serta masyarakat juga akan ditingkatkan guna memperluas akses informasi publik yang transparan.
Rapat kerja juga menekankan pentingnya mempererat sinergi dengan pemerintah daerah, OPD, Forkopimda, perusahaan, BUMD, hingga pemerintah desa. Hal ini meliputi kerja sama dalam edukasi media, pengawasan informasi publik, hingga kegiatan sosial masyarakat.
Di bidang publikasi, SWI Aceh Tamiang menargetkan pengembangan portal berita resmi, standarisasi kualitas pemberitaan, serta verifikasi informasi jurnalistik. Selain itu, organisasi juga menyiapkan upaya advokasi dan perlindungan hukum bagi wartawan melalui pembentukan tim pendamping hukum.
Untuk program kerja tahunan, SWI menyusun agenda prioritas mencakup pelatihan, publikasi, kegiatan sosial, serta penguatan organisasi yang dievaluasi melalui monitoring triwulanan.
Dari sisi manajemen keuangan, rapat menetapkan mekanisme pengelolaan yang transparan dan akuntabel, termasuk penyusunan anggaran kegiatan serta peningkatan peluang pendanaan melalui kemitraan dan program pemerintah.
Hendriko Lubis juga kembali menekankan pentingnya kedisiplinan dan profesionalitas anggota. Penegakan kode etik liputan dan media sosial akan diperkuat, termasuk tindakan tegas terhadap pelanggaran yang merugikan nama organisasi.
Selain itu, SWI Aceh Tamiang juga menyiapkan langkah penguatan jaringan melalui rekrutmen anggota baru secara selektif, mempererat hubungan dengan DPP dan DPD SWI seluruh Indonesia, serta meningkatkan partisipasi dalam forum nasional untuk membawa nama Aceh Tamiang ke tingkat lebih luas.
Melalui rapat kerja ini, Hendriko Lubis berharap SWI Aceh Tamiang semakin solid, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta dunia pers di daerah.

