[pwa-install-button]
ADVERTISEMENT
×

BIREUEN — Permasalahan sampah di kawasan pesisir Pantai Kuala Raja, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen, menjadi perhatian serius. Tumpukan sampah terlihat di sejumlah titik, diduga besar terbawa arus laut saat pasang dalam beberapa waktu terakhir.

Pantauan di lapangan, Jumat (17/4/2026), berbagai jenis sampah seperti plastik dan limbah rumah tangga tersebar di sepanjang garis pantai, khususnya di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu kebersihan lingkungan serta kenyamanan kawasan yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata pesisir di Bireuen.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) bersama Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Muhammad Almuttaqin, S.Pd., M.Pd serta Kepala Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPKP), Ir. M. Jafar, MM turun langsung melakukan aksi gotong royong melalui kegiatan Jumat Bersih.

Kegiatan ini juga melibatkan unsur TNI, Polri, tenaga kesehatan, serta pelajar. Para peserta terlihat memungut sampah yang berserakan, memasukkannya ke dalam kantong plastik untuk selanjutnya diangkut dari lokasi.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala DPKP Bireuen, Ir. M. Jafar, MM yang ditemui di lokasi mengatakan bahwa kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama.

“Kebersihan harus dijaga bersama. Jangan sampai sampah dan limbah mencemari lingkungan pesisir. Jika pencemaran terjadi, dikhawatirkan dapat berdampak pada keberadaan ikan di perairan sekitar,” ujarnya.

Lebih jauh ia berharap, kegiatan kepedulian ini nantinya dapat dilakukan secara mandiri oleh para pelaku usaha kuliner di objek wisata ini, sehingga kebersihan lingkungan selalu terjaga dan memberi kenyamanan bagi pengunjung atau wisatawan.

Pernyataan tersebut disampaikan didampingi langsung oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Kuala Raja, Jufrizal.

Sementara itu, Jufrizal (51) selaku Sekdes Kuala Raja menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen agar segera melakukan normalisasi saluran air dan muara di sekitar kawasan tersebut.

Menurutnya, saat ini aliran air sudah mengalami penyempitan dan pendangkalan yang cukup parah akibat menumpuknya endapan lumpur serta sampah.

“Dengan dilakukan normalisasi, selain bisa mengurangi masalah sampah yang terbawa arus, kami juga berharap sirkulasi air laut pasang surut bisa kembali lancar. Sehingga air bisa masuk maksimal ke lahan tambak dan hasil panen masyarakat bisa kembali optimal,” jelasnya dengan nada harap.

Ia menambahkan, lingkungan yang bersih dan sehat diharapkan mampu mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sehingga dapat menggerakkan perekonomian masyarakat serta berkontribusi dalam mengurangi angka pengangguran.(Mega)

📲 Share ke WhatsApp
Megawati
✔ Wartawan KabarTujuh
Jurnalis resmi KabarTujuh.com

Penulis

Breaking News Langsung ke HP Anda
Jangan lewatkan berita penting hari ini dari KabarTujuh. Aktifkan notifikasi sekarang.
Aktifkan Sekarang
Masalah Sampah di Pantai Kuala Raja Jadi Perhatian, DLHK dan Dinas Terkait Turun Bersihkan
Ikuti
×
error: Konten dilindungi!!