BIREUEN – Suasana terasa sangat santai dan rileks seperti layaknya berkumpul biasa, saat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Dr. Muslim Cut Hasan, M.Si, duduk ngopi bersama para wartawan di Warkop Prima, samping kantor Bireuen Post, Jumat sore (12/6/2026).
Tempat yang sederhana dan akrab ini justru menjadi wadah yang pas untuk berbagi pikiran tanpa rasa kaku. Turut hadir sejumlah pimpinan organisasi wartawan yang bertugas meliput perkembangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen.
Dalam obrolan yang mengalir santai, Kadis Pendidikan menegaskan hubungan antara pemerintah dan media tidak hanya berjalan satu arah. Ia menyambut baik peran wartawan yang bisa memberikan masukan, kritik, serta pengawasan terhadap jalannya program pendidikan di daerah ini.
“Di tempat seperti warung kopi ini, kita bisa bicara apa adanya. Kami sadar, di balik apa yang sudah berjalan pasti masih ada kekurangan. Kritik dan saran dari rekan-rekan media selalu kami terima dengan tangan terbuka demi kemajuan sekolah dan kualitas pendidikan di Bireuen,” ujarnya dengan nada akrab.
Ia juga menyampaikan soal efisiensi anggaran tahun 2026 akibat pemangkasan dana Transfer ke Daerah. Meski ada penyesuaian, ia memastikan pembangunan tetap berjalan dengan menata ulang prioritas kebutuhan.
“Kalau dipikir-pikir, efisiensi ini justru membawa hikmah. Kami jadi lebih teliti dan selektif menggunakan anggaran untuk hal yang paling dibutuhkan dan langsung terasa manfaatnya bagi masyarakat,” jelasnya.
Muslim berharap pertemuan santai seperti ini makin mempererat kebersamaan. Ia ingin komunikasi tetap lancar, sehingga informasi tersampaikan dengan akurat dan setiap kendala di lapangan bisa segera dicarikan solusinya.
Dari pantauan, suasana berlangsung sangat harmonis dan kekeluargaan. Para wartawan pun menyambut baik sikap terbuka ini dan berkomitmen menjadi mitra yang membangun bagi kemajuan pendidikan di Bireuen.
(Mega)

