Penulis : Firmansyah Adi Saputra (Founder Gen-Zest Indonesia) Belakangan ini, stabilitas sosial kita diguncang oleh rentetan berita kekerasan seksual yang menyayat hati. Fenomena ini kian mengkhawatirkan karena telah merambah ke lingkungan pendidikan, sebuah ruang yang semestinya menjadi benteng perlindungan dan kawah candradimuka bagi generasi muda. Realitas pahit ini meruntuhkan ekspektasi kita; institusi yang diharapkan menjadi tempat aman untuk menggali jati diri kini justru menyisakan trauma, menciptakan paradoks di mana tempat menimba ilmu tak lagi menjamin rasa aman bagi mereka yang ada di dalamnya. Runtuhnya rasa aman di institusi yang dianggap sakral telah menciptakan krisis perlindungan yang nyata. ketika ruang-ruang publik…
🔴 HILMI-FPI SERAHKAN 5 UNIT PERAHU NELAYAN UNTUK KORBAN BANJIR BANDANG DI BIREUEN | 🔴 Samurai tertancap Diperut, Lansia Di Bengkayang Ditemukan Tewas Dihalaman Masjid, Pelaku Pecandu Narkoba. | 🔴 Adu Banteng dengan Truk, Pengendara Motor Tewas di Jalan Trans Sulawesi. | 🔴 Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB | 🔴 Kunjungan Lembaga Swadaya Masyarakat Garuda Merah Putih Sumatera Utara ( LSM- GMP SU ) Ke SMAN 13 Medan | 🔴 Terkait Isu Jual Beli Sertifikat Laik Higiene Sanitasi .Dinas Kesehatan Dairi Menyebut Belum Menemukan Praktek Jual Beli | 🔴 BPS Bireuen Siapkan 445 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Data Berkualitas Jadi Fondasi Kebijakan Pembangunan | 🔴 Adi Maros: Gas South Andaman Harus Menjadi Momentum Kebangkitan Industri dan Kesejahteraan Rakyat Aceh | 🔴 KETIKA PAJAK MENJADI TULANG PUNGGUNG APBN: TELAAH KRITIS ATAS KONSEP PAJAK DALAM ISLAM | 🔴 Sekda Aceh Apresiasi Peluncuran Buku ‘Polda Aceh Meutuah |
