- Tebing Tinggi, Sumatra Utara - Seorang oknum Guru SMU di kota Tebing Tinggi telah ketahuan kepada para guru dan ke Dinas Pendidikan Sumatera Utara karena telah membagikan Foto di media sosial diduga Tak Senonoh dan Foto Mesraan dengan suami orang.Minggu (30/08/2026).
- Prihal penonaktifan oknum guru SMU tersebut telah dibenarkan oleh Kepala Bidang Pembiaran SMA Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Andika Y Sembiring yang mengatakan bahwa oknum guru tersebut saat ini sudah dimintai keterangan.
- " Ya benar yang bersangkutan sudah kita nonaktifkan sementara untuk proses pemeriksaan lebih lanjut dan yang bersangkutan telah di BAP dan akan kita teruskan ke Inspektorat," tegas Andika.
Tebing Tinggi, Sumatra Utara – Seorang oknum Guru SMU di kota Tebing Tinggi telah ketahuan kepada para guru dan ke Dinas Pendidikan Sumatera Utara karena telah membagikan Foto di media sosial diduga Tak Senonoh dan Foto Mesraan dengan suami orang.Minggu (30/08/2026).
Prihal penonaktifan oknum guru SMU tersebut telah dibenarkan oleh Kepala Bidang Pembiaran SMA Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Andika Y Sembiring yang mengatakan bahwa oknum guru tersebut saat ini sudah dimintai keterangan.
” Ya benar yang bersangkutan sudah kita nonaktifkan sementara untuk proses pemeriksaan lebih lanjut dan yang bersangkutan telah di BAP dan akan kita teruskan ke Inspektorat,” tegas Andika.
Sementara itu Kepala cabang dinas Pendidikan wilayah IV Sumatera Utara,Salman Tanjung menyebutkan bahwa guru yang bersangkutan saat ini telah mengakui segala perbuatannya.
” Ya ,guru tersebut telah mengakui bahwa foto itu miliknya.Awalnya kita tau dari media sosial dan kemudian yang bersangkutan mengakuinya, ” Terang Salman.
Salman Tanjung lebih lanjut menjelaskan bahwa bahwa oknum ibu guru tersebut dikenakan dua sanksi Kasus yakni satu kasus membagikan Foto Tak Senonoh dan yang satu lagi adalah foto Mesraan dengan bukan suaminya.
” Kasus ini sudah kita selesaikan di sekolah dan selesai di Dinas Pendidikan dan saat ini sedang diproses.Mudah mudahan dengan peristiwa ini menjadi pengalaman penting sekaligus Alarm bagi dunia pendidikan, ” tegas Salman.
Sejak seminggu lalu oknum ibu guru tersebut telah dinonaktifkan dan tidak mengajar lagi.Kasus tersebut saat ini sudah diselesaikan disekolah namun masih menjalani proses lebih lanjut di Dinas Pendidikan Sumatera Utara.
Eko


