- Kabar Tujuh | Aceh Tamiang–Banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada akhir November 2025 tidak hanya menyisakan kerusakan infrastruktur dan kerugian materi, tetapi juga memicu kekhawatiran baru terkait meningkatnya tindak kriminalitas di tengah masyarakat.
- Sejumlah warga melaporkan maraknya aksi pencurian di Desa Matang Ara Jawa, Kecamatan Manyak Payed.
- Bahkan Peristiwa pencurian itu terjadi pada siang hari, yang mengindikasikan keberanian pelaku dalam menjalankan aksinya.
Kabar Tujuh | Aceh Tamiang–
Banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada akhir November 2025 tidak hanya menyisakan kerusakan infrastruktur dan kerugian materi, tetapi juga memicu kekhawatiran baru terkait meningkatnya tindak kriminalitas di tengah masyarakat.
Sejumlah warga melaporkan maraknya aksi pencurian di Desa Matang Ara Jawa, Kecamatan Manyak Payed. Dalam satu hari, sedikitnya tiga lokasi rumah berbeda di desa tersebut menjadi sasaran pelaku pencurian, termasuk rumah Kepala Desa Matang Ara Jawa yang kehilangan baterai mobil miliknya.
Bahkan Peristiwa pencurian itu terjadi pada siang hari, yang mengindikasikan keberanian pelaku dalam menjalankan aksinya. Warga menduga pelaku merupakan spesialis pencurian yang telah beberapa kali melakukan aksi serupa di wilayah tersebut.
Kepala Desa Matang Ara Jawa sugianto mengungkapkan bahwa pada malam kejadian sempat terdengar suara mencurigakan di sekitar rumahnya.
“Waktu itu istri saya mendengar suara seperti orang melompat dari atas mobil. Tetangga juga mendengar suara kambing yang ribut. Namun karena tidak berpikir buruk, kami tidak keluar untuk memeriksa,” ujarnya kepada Kabar Tujuh.
Kondisi ekonomi masyarakat pascabanjir yang belum sepenuhnya pulih dinilai berpotensi memicu meningkatnya angka kejahatan. Oleh karena itu, warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat sistem keamanan lingkungan, khususnya pada jam-jam rawan.
Pemerintah desa bersama aparat keamanan setempat diharapkan segera mengambil langkah antisipatif guna mencegah terulangnya tindak kriminal serupa, sekaligus menjaga rasa aman di tengah proses pemulihan pascabanjir.

