- BIREUEN – Sebanyak 618 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode XXIX dan KKN Tematik Literasi Universitas Syiah Kuala (USK) Tahun 2026 resmi diterima Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di 12 kecamatan selama satu bulan ke depan.
- Prosesi serah terima berlangsung di Pendopo Bupati Bireuen, Selasa (7/7/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Bireuen Mukhlis, S.T., didampingi Sekretaris Daerah Ismunandar, S.T., M.T.
- Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa bukan sekadar menjalankan kewajiban akademik, tetapi menjadi bagian dari upaya bersama membangun desa melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Kabar Tujuh | Mega Melaporkan dari Bireuen
BIREUEN – Sebanyak 618 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode XXIX dan KKN Tematik Literasi Universitas Syiah Kuala (USK) Tahun 2026 resmi diterima Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di 12 kecamatan selama satu bulan ke depan.
Prosesi serah terima berlangsung di Pendopo Bupati Bireuen, Selasa (7/7/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Bireuen Mukhlis, S.T., didampingi Sekretaris Daerah Ismunandar, S.T., M.T. Turut hadir Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK Dr. Ir. Wira Dharma, S.Si., M.Si., M.P., IPM, para asisten Setdakab, camat, dekan, dosen, civitas akademika USK, panitia KKN, serta seluruh mahasiswa peserta.
Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa bukan sekadar menjalankan kewajiban akademik, tetapi menjadi bagian dari upaya bersama membangun desa melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Ia mengapresiasi Universitas Syiah Kuala bersama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang menghadirkan Program KKN Tematik Literasi di Kabupaten Bireuen. Menurutnya, program tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat budaya literasi, mengembangkan perpustakaan gampong, sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami menyambut dengan tangan terbuka kehadiran adik-adik mahasiswa Universitas Syiah Kuala di Kabupaten Bireuen. Anggaplah masyarakat gampong sebagai keluarga sendiri. Bangun komunikasi yang baik, hadir dengan solusi, dan berikan kontribusi terbaik selama menjalankan pengabdian,” ujar Mukhlis.
Bupati juga meminta para camat, keuchik, perangkat gampong, serta masyarakat agar memberikan dukungan penuh sehingga mahasiswa dapat menjalankan seluruh program kerja secara aman, nyaman, dan produktif.
Kepada para peserta KKN, Mukhlis berpesan agar menjaga nama baik almamater, menghormati adat istiadat dan nilai-nilai budaya Aceh, serta mengedepankan semangat gotong royong dalam setiap kegiatan di tengah masyarakat.
Menurutnya, KKN harus menjadi wadah pembentukan karakter kepemimpinan, meningkatkan kepedulian sosial, memperkuat profesionalisme, sekaligus menghasilkan karya nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Rektor beserta seluruh civitas akademika Universitas Syiah Kuala yang kembali mempercayakan Kabupaten Bireuen sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Kemitraan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah diharapkan terus diperkuat untuk mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Mengakhiri sambutannya, Bupati secara resmi menerima sekaligus menyerahkan mahasiswa KKN untuk ditempatkan di kecamatan yang telah ditentukan.
Sebanyak 618 mahasiswa akan melaksanakan pengabdian mulai 7 Juli hingga 5 Agustus 2026 di Kecamatan Jeunieb, Peudada, Jeumpa, Peusangan, Samalanga, Simpang Mamplam, Peulimbang, Kota Juang, Juli, Jangka, Makmur, dan Gandapura.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Bireuen berharap lahir berbagai inovasi yang mampu memperkuat literasi masyarakat, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, mendorong pemberdayaan ekonomi desa, serta memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi tantangan pembangunan.

