- BIREUEN — Jembatan baru Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, yang dibangun sebagai pengganti jembatan lama terdampak banjir bandang, secara fisik telah rampung.
- Wakil Gubernur Aceh, Fadhullah, meninjau langsung jembatan sekaligus lokasi pembebasan lahan oprit tersebut, Senin (5/10/2026) pukul 12.30 WIB.
- Dalam kesempatan itu, Dek Fad — sapaan akrabnya — juga menyampaikan rencana meninjau pembangunan tanggul dan bronjong di Gampong Krueng Simpo, Kecamatan Juli, sebagai bagian dari upaya penanganan erosi dan dampak banjir di kawasan tersebut.
KABAR TUJUH | MEGA — Melaporkan Langsung dari Lapangan
Mengabarkan Fakta, Menyuarakan Kebenaran
BIREUEN — Jembatan baru Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, yang dibangun sebagai pengganti jembatan lama terdampak banjir bandang, secara fisik telah rampung. Namun jembatan tersebut belum dapat difungsikan, karena masih menunggu pelaksanaan uji beban serta penyelesaian pembebasan lahan di bagian oprit arah selatan — di mana masih ada warga yang berada di area tersebut.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhullah, meninjau langsung jembatan sekaligus lokasi pembebasan lahan oprit tersebut, Senin (5/10/2026) pukul 12.30 WIB. Meski tinjauan berlangsung singkat, padat dan cepat, penyampaiannya sangat jelas dan lugas saat diwawancarai di lokasi.
Dalam kesempatan itu, Dek Fad — sapaan akrabnya — juga menyampaikan rencana meninjau pembangunan tanggul dan bronjong di Gampong Krueng Simpo, Kecamatan Juli, sebagai bagian dari upaya penanganan erosi dan dampak banjir di kawasan tersebut.
Dari hasil peninjauan, konstruksi jembatan baru telah selesai, namun belum dibuka untuk lalu lintas umum. Jembatan masih harus menjalani uji coba beban dan menunggu penyelesaian proses pembebasan lahan.
“Setelah uji coba beban selesai dan pembebasan lahan tuntas, barulah jembatan baru Teupin Mane ini dapat dibuka,” ujar Fadhullah.
Sementara itu, Reza Azlan dari PT PP menjelaskan, setelah jembatan baru beroperasi, jembatan lama Teupin Mane direncanakan akan dibongkar. Menurutnya, jembatan lama mengalami kerusakan akibat dampak banjir dan dinilai tidak layak digunakan untuk jangka panjang.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Gubernur Aceh didampingi:
– Kepala Dinas PUPR Bireuen Ir. Fadhli Amir, S.T., M.T.
– Kalaksa BPBD Ir. Marwan, S.T., M.T.
– Kepala Disdikbud Dr. Muslim, M.Si.
– Kepala Dinas Perkim Ir. Fadhli Abdullah, S.T.
– Camat Juli Hendri Maulana
– Kapolsek Juli Iptu Iwan Temas
– Keuchik Krueng Simpo Mursal, Keuchik Rantau Panyang Zahri AR
– Serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
KABAR TUJUH | MEGA
Mengabarkan Fakta, Menyuarakan Kebenaran

