- kabartujuh.com.com,Subulussalam,Aceh----Kita berharap anggaran ini segera disepakati agar tidak terjadi APBK kita mengarah kepada Perwal namun kalau kesepakatan APBK tidak tercapai maka solusinya adalah Perwal, tegas Sekda Mengultimatum perdebatan dengan Legeslative demi hajat hidup orang banyak.
- Sebagaimana diketahui bersama Team TAPK keluar dari Banggar.
- Sekda mengatakan bahwa, sesuai surat yang kami terima hari ini jadwal pembahasan SKP yang akan dibahas anggaran Setwan, namun sebelum masuk kepada substansi terjadi perdebatan tentang perbedaan angka Surplus di KUA PPAS dengan Nota keuangan yang disampaikan oleh pemerintah.
kabartujuh.com.com,Subulussalam,Aceh—-Kita berharap anggaran ini segera disepakati agar tidak terjadi APBK kita mengarah kepada Perwal namun kalau kesepakatan APBK tidak tercapai maka solusinya adalah Perwal, tegas Sekda Mengultimatum perdebatan dengan Legeslative demi hajat hidup orang banyak. Senin (22/1/2024)
Sebagaimana diketahui bersama Team TAPK keluar dari Banggar. Sekda H. Sairun, S.Ag., M.Si sontak memerintahkan keluar dari banggar DPRK kepada Timnya karena masih terjadi perbedaan Persepsi dan Pembahasan tidak kepada Substansi sesuai jadwal.
Sekda mengatakan bahwa, sesuai surat yang kami terima hari ini jadwal pembahasan SKP yang akan dibahas anggaran Setwan, namun sebelum masuk kepada substansi terjadi perdebatan tentang perbedaan angka Surplus di KUA PPAS dengan Nota keuangan yang disampaikan oleh pemerintah. Perbedaan ini tentu ada jalur yang harus ditempuh dan perdebatanpun terjadi, ujarnya
Keluarnya team TAPK karena kami melihat rapat tidak berjalan dengan sopan, dimana salah satu anggota DPRK Bahagia Maha dengan nada marah melemparkan microfon kebawah tepat dihadapan sekda, katanya
Dalam rapat, disaat peristiwa itu terjadi saya selaku ketua Team TAPK memerintahkan seluruh anggota team TAPK Wolk out dari ruang sidang karena rapat seperti itu tidak perlu dilayani, dan kami akan kembali mengikuti rapat pembahasan selama rapat bejalan sopan dan yang di bahas tentang Teknis sesuai agenda, tegasnya
Kalau ada hal – hal yang menjadi perdebatan dipersilahkan menggunakan saluran yang benar bukan semena-mena, tegasnya pula
Sebelumnya Sekda Kota Subulussalam H. Sairun, S.Ag., M.Si dalam temu pers usai sidang paripurna penyerahan Raqan APBK 2024 menyampaikan bahwa saat ini kita sudah menyerahkan ke DPRK Raqan APBK 2024 tentu selanjutnya kita dari pemerintah menunggu jadwal pembahasan selanjutnya;
Isi Rakan APBK 2024 itu antara lain terkait program masing-masing SKPK. Konsep keuangan yang kita bangun adalah efesiensi untuk Menekan Angka Defesit pemerintah kota Subulussalam, katanya
Semakin tinggi Sur plus yang kita lahirkan semakin terbuka pula peluang kita menekan angka defesit, kata sekda meyakinkan. Dalam Raqan APBK yang kami serahkan tidak Mengakomodir yang namanya Visi Misi dan fokir, didampingi langkah-langkah mengatasi defisit pemerintah dengan mengoptimalkan pendapatan yang harus terus dilakukan, katanya
Membelanjakan keuangan daerah dengan menyusun program yang bersifat Wajib, Mengikat dan Urgen, kemudian Mengoptimalkan sumber- sumber keuangan lain baik dari APBA dan APBN, tambahnya
Kita tentu harus berusaha keras melakukan langkah – langkah ini dengan Cermat dan Komitmen secara bersam sama, harapnya kepada semua pihak, tutupnya
Pewarta :ipong

