- Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar upacara pengibaran Sang Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8) pagi.
- Upacara berlangsung khidmat di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Bireuen.
- Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bireuen Ir H Razuardi, MT, unsur Forkopimda, Sekda, para asisten, kepala SKPK, tamu undangan, para istri pejabat serta pimpinan organisasi perempuan.
BIREUEN — KABAR TUJUH | MEGA
Dari Lapangan, Untuk Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar upacara pengibaran Sang Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8) pagi.

Upacara berlangsung khidmat di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Bireuen. Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST, bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bireuen Ir H Razuardi, MT, unsur Forkopimda, Sekda, para asisten, kepala SKPK, tamu undangan, para istri pejabat serta pimpinan organisasi perempuan.
Sejumlah mantan kepala daerah juga terlihat hadir, di antaranya mantan Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani, SH, M.Si, mantan Pj Bupati Bireuen Aulia Sofyan, PhD, serta mantan Pj Bupati Bireuen Jalaluddin, SH, MM.
Perangkat upacara terdiri dari Bupati Bireuen Ir H Mukhlis, ST sebagai Inspektur Upacara dan Kapten Arh Muhammad Agus Apriansyah selaku Perwira Upacara. Sementara Letda Inf Muhammad Ega Daryanto dipercaya sebagai Komandan Kompi Paskibraka.
Pembacaan teks Pancasila dilakukan oleh Bupati Bireuen. Pembacaan Undang-Undang Dasar 1945 dipercayakan kepada Abdul Halim, sedangkan doa dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Bireuen, Dr H Zulkifli, S.Ag, MPd.
Paskibraka Sukses Kibarkan Sang Merah Putih
Detik-detik pengibaran Sang Merah Putih menjadi perhatian seluruh peserta dan tamu undangan. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang terdiri dari siswa-siswi tingkat SLTA bersama unsur TNI-Polri memasuki lapangan dengan langkah tegap dan kompak.
Letda Inf Muhammad Ega Daryanto selaku Komandan Kompi Paskibraka memimpin pasukan menuju posisi pengibaran.
Pembawa baki Sang Merah Putih dipercayakan kepada Sakya Syaliandria dari SMAN 1 Bireuen. Dengan langkah pasti, ia maju menuju inspektur upacara untuk menerima bendera.
Sakya kemudian menaiki sembilan anak tangga dengan penuh kehati-hatian untuk menerima Sang Merah Putih dari Bupati Bireuen sebelum diserahkan kepada petugas pengibar.
Sementara Rafif Putra Alhaska dari SMAN 1 Bireuen bertugas sebagai pengibar bendera. Muhammad Sultan Alrifqi, siswa SMA Sukma Bangsa Bireuen, bertugas sebagai penggerek bendera, sedangkan Raka Bimantara dari MAN 4 Bireuen dipercaya sebagai Komandan Pasukan Kelompok 8.
Ketiganya menjalankan tugas dengan penuh konsentrasi hingga Sang Merah Putih berhasil berkibar dengan sempurna di puncak tiang bendera.
Para anggota Paskibraka sebelumnya telah menjalani latihan intensif di bawah bimbingan Ketua Pelatih Muhammad Iqbal bersama tim pelatih lainnya.
Seni dan Budaya Meriahkan Peringatan HUT RI
Usai upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sejumlah pertunjukan seni dan budaya.
Salah satunya Colour Guard Ensemble bertajuk “Lukisan Indonesia”, yang merupakan kolaborasi Marching Band Gita Bate Kureng SMPN 1 Bireuen dan Gema Bungong Nanggroe SMPN 2 Bireuen di bawah asuhan Ibrahim Harun, S.Pd, M.Pd.
Tim tersebut sebelumnya telah menorehkan prestasi dalam sejumlah ajang tingkat provinsi dan nasional, di antaranya Piala Gubernur Aceh dan Piala Presiden Republik Indonesia.
Selain itu, turut tampil drum band TK Kartika binaan Ibu Danyonif 113/Jaya Sakti, tarian massal SMPN 1 Bireuen serta penampilan seni bela diri Perguruan Tapak Suci Universitas Muhammadiyah Mahakarya (UMMAH) Bireuen.
Penampilan Tapak Suci UMMAH Bireuen menjadi bagian dari kontribusi generasi muda dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI melalui seni bela diri pencak silat.
Para pesilat menampilkan gerakan yang mengedepankan disiplin, keberanian dan kekompakan. Penampilan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan generasi muda melalui kegiatan olahraga dan seni bela diri.
Perguruan Tapak Suci UMMAH Bireuen dibina oleh Mega, kader Tapak Suci, yang turut mendampingi para pesilat dalam latihan serta pembinaan kedisiplinan dan semangat persaudaraan.
Rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Bireuen berlangsung tertib dan meriah. Momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengisi kemerdekaan melalui prestasi, seni, olahraga dan kegiatan positif.


