- Mukhlis, S.T., secara resmi membuka Event Jaya Sakti Trail Adventure (Trabas) 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Sabtu (22/8/2026).
- Kegiatan olahraga otomotif ekstrem yang berlangsung selama sehari tersebut terbuka untuk umum dan diikuti ratusan peserta dari berbagai kabupaten/kota di wilayah Provinsi Aceh.
- Menariknya, dari ratusan peserta yang ambil bagian, terdapat seorang perempuan yang turut menjajal medan ekstrem dalam event Jaya Sakti Trail Adventure 2026.
BIREUEN — Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, S.T., secara resmi membuka Event Jaya Sakti Trail Adventure (Trabas) 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan olahraga otomotif ekstrem yang berlangsung selama sehari tersebut terbuka untuk umum dan diikuti ratusan peserta dari berbagai kabupaten/kota di wilayah Provinsi Aceh.
Menariknya, dari ratusan peserta yang ambil bagian, terdapat seorang perempuan yang turut menjajal medan ekstrem dalam event Jaya Sakti Trail Adventure 2026. Kehadirannya menjadi salah satu sisi menarik dalam kegiatan olahraga otomotif yang menantang tersebut.
Start kegiatan berlangsung di Asrama Kompi Bantuan Yonif 113/Jaya Sakti, sedangkan peserta menyelesaikan perjalanan di Markas Yonif 113/Jaya Sakti (Mayonif 113/JS), Bireuen.
Jaya Sakti Trail Adventure 2026 mengusung konsep jelajah jalur ekstrem dan tanjakan berhadiah. Pelepasan peserta dilakukan secara bergiliran oleh Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, S.T., Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf Dikdik Sukayat, S.I.P., M.I.P., serta Danyonif 113/Jaya Sakti Letkol Inf Agus Susanto, S.Sos., M.M.
Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis menyampaikan apresiasi Pemerintah Kabupaten Bireuen terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, trabas tidak hanya sekadar olahraga ekstrem, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memupuk kekompakan, sekaligus mengenalkan keindahan alam Kabupaten Bireuen kepada para peserta.
“Trabas bukan hanya sekadar olahraga ekstrem. Lebih dari itu, ini menjadi ajang silaturahmi, memupuk kekompakan dan mengenal lebih dekat keindahan alam Kabupaten Bireuen,” ujar Mukhlis.
Ia menambahkan, jalur-jalur yang dilalui para peserta menjadi bagian dari cara menikmati sekaligus mengenal potensi alam Bireuen. Karena itu, keindahan alam tersebut harus dijaga dan dilestarikan bersama.
“Jalur-jalur trabas yang akan dilalui hari ini menjadi bukti bahwa alam adalah anugerah yang harus kita jaga dan lestarikan,” katanya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum mempererat kebersamaan antara para pecinta olahraga trail dari berbagai daerah di Aceh dengan masyarakat serta unsur pemerintah dan TNI di Kabupaten Bireuen.

