- BIREUEN — Hari pertama masuk kerja usai libur panjang Idul Fitri 1447 H langsung dimanfaatkan Bupati Bireuen, Ir.
- Dalam Apel Perdana yang digelar, Rabu (25/3/2026), Bupati memberikan sinyal tegas bahwa tidak ada ruang bagi ASN untuk kembali bekerja dengan santai pasca libur Lebaran.
- Tak hanya itu, langkah konkret langsung dilakukan dengan pengecekan sampel kehadiran ASN di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
BIREUEN — Hari pertama masuk kerja usai libur panjang Idul Fitri 1447 H langsung dimanfaatkan Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, untuk menegaskan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus mendorong percepatan penyerapan anggaran.
Dalam Apel Perdana yang digelar, Rabu (25/3/2026), Bupati memberikan sinyal tegas bahwa tidak ada ruang bagi ASN untuk kembali bekerja dengan santai pasca libur Lebaran. Ia meminta seluruh jajaran segera kembali fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Tak hanya itu, langkah konkret langsung dilakukan dengan pengecekan sampel kehadiran ASN di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Sidak ini menjadi bentuk pengawasan nyata terhadap komitmen aparatur dalam menjalankan tugas.
Meski demikian, data sementara menunjukkan hasil cukup positif. Tingkat kehadiran ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen mencapai sekitar 90 persen di hari pertama kerja.
Namun, Bupati menegaskan bahwa angka tersebut bukan alasan untuk berpuas diri.
“Idul Fitri harus menjadi titik balik untuk bekerja lebih keras, lebih jujur, dan lebih disiplin,” tegasnya.
Selain disiplin, perhatian utama juga diarahkan pada percepatan penyerapan anggaran yang dinilai krusial memasuki triwulan kedua. Menurutnya, realisasi anggaran yang cepat akan berdampak langsung pada pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Bupati juga mengingatkan bahwa pelayanan publik tidak boleh mengalami penurunan kualitas, justru harus semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat, terutama pasca momen Lebaran.
Apel perdana ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi bagi seluruh ASN untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Bireuen.
Dengan penegasan disiplin dan dorongan percepatan kerja, Pemerintah Kabupaten Bireuen diharapkan mampu menjaga ritme pembangunan dan stabilitas daerah ke depan.

