Jakarta, Kabar Tujuh — Suasana tenang di SMA Negeri 72 Jakarta berubah mencekam pada Jumat (7/11/2025) siang, setelah sebuah ledakan terjadi di masjid sekolah yang berlokasi di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.26 WIB, bersamaan dengan pelantikan Komisi Reformasi Kepolisian (KRK) oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, membenarkan insiden tersebut. “Ada ledakan. Informasi awal, dua korban dibawa ke rumah sakit,” ujar Budi.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, menyebut jumlah korban sementara sebanyak 54 orang, dengan luka bervariasi dari ringan hingga sedang. Sebagian korban telah diperbolehkan pulang, sementara yang masih dirawat ditempatkan di RS Yarsi Cempaka Putih dan RS Islam Cempaka Putih. Luka yang dialami meliputi luka bakar, benturan akibat serpihan, dan cedera ringan lain. Pihak kepolisian mendirikan posko di rumah sakit untuk memfasilitasi keluarga korban dan memastikan penanganan medis terpenuhi.
Pengamat terorisme Universitas Indonesia, Ridwan Habib, menyoroti bahwa ledakan di lingkungan sekolah merupakan fenomena baru yang perlu diwaspadai. “Apalagi waktunya bersamaan dengan pelantikan Komisi Reformasi Kepolisian. Bisa mengandung pesan simbolik yang perlu dicermati,” kata Ridwan.
Sementara itu, tim penyidik Polda Metro Jaya bersama unit Gegana masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab ledakan.

