- BIREUEN – Kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia ke sejumlah daerah di Provinsi Aceh menjadi perhatian publik setelah sejumlah video dialog antara warga dan pemerintah daerah ramai beredar di media sosial.
- Dalam video tersebut, warga secara langsung menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari kondisi infrastruktur jalan, dampak banjir, lapangan kerja, hingga harapan agar pembangunan lebih merata.
- Sementara itu, dalam agenda resminya, Wakil Presiden menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk terus mendorong pembangunan di Aceh melalui peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
BIREUEN – Kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia ke sejumlah daerah di Provinsi Aceh menjadi perhatian publik setelah sejumlah video dialog antara warga dan pemerintah daerah ramai beredar di media sosial.
Dalam video tersebut, warga secara langsung menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari kondisi infrastruktur jalan, dampak banjir, lapangan kerja, hingga harapan agar pembangunan lebih merata. Saat aspirasi itu disampaikan di hadapan Wakil Presiden, sejumlah pejabat daerah terlihat memberikan penjelasan atas berbagai pertanyaan yang diajukan warga sebelum Wakil Presiden turut menanggapi.
Sementara itu, dalam agenda resminya, Wakil Presiden menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk terus mendorong pembangunan di Aceh melalui peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Cuplikan dialog tersebut kemudian memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian menilai penyampaian aspirasi secara langsung merupakan bentuk keterbukaan antara pemerintah dan rakyat, sementara yang lain berharap berbagai persoalan yang disampaikan tidak berhenti pada forum dialog, tetapi ditindaklanjuti melalui kebijakan dan langkah nyata.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah daerah yang secara khusus menanggapi video yang viral tersebut. Kabar Tujuh masih berupaya menghimpun keterangan dari pihak terkait guna menyajikan informasi secara berimbang sesuai prinsip jurnalistik.
Laporan: Mega | Kabar Tujuh


