- BIREUEN — Penghargaan terhadap santri penghafal Al-Qur'an menjadi bagian dari peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Bireuen.
- Santri penerima beasiswa secara simbolis tersebut adalah Amira Shabrina dari Pesantren Modern Ummul Qura, Kecamatan Peusangan.
- Berdasarkan data yang disampaikan Humas, program Beasiswa Thalabah Hafizh Al-Qur'an tahun 2026 mengalokasikan anggaran sebesar Rp481 juta untuk 196 santri.
KABAR TUJUH | MEGA — Pantauan Langsung Mengabarkan Fakta, Menyuarakan Kebenaran
Video Terbaru
Kabar7 Indonesia · Berita dan informasi
BIREUEN — Penghargaan terhadap santri penghafal Al-Qur’an menjadi bagian dari peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Bireuen. Ketua Pengadilan Negeri (PN) Bireuen, Zulfikar Siregar, S.H., M.H., turut menyerahkan secara simbolis beasiswa Thalabah Hafizh Al-Qur’an kepada seorang santri dalam upacara yang berlangsung di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Kamis (22/10/2026).

Santri penerima beasiswa secara simbolis tersebut adalah Amira Shabrina dari Pesantren Modern Ummul Qura, Kecamatan Peusangan. Ia menerima beasiswa untuk kategori hafalan 3 Juz Al-Qur’an. Penyerahan piagam oleh Ketua PN Bireuen menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang memberikan perhatian kepada santri yang menekuni pendidikan sekaligus menjaga hafalan Al-Qur’an.
Berdasarkan data yang disampaikan Humas, program Beasiswa Thalabah Hafizh Al-Qur’an tahun 2026 mengalokasikan anggaran sebesar Rp481 juta untuk 196 santri. Bantuan diberikan berdasarkan kategori jumlah hafalan, mulai dari 1 Juz hingga 30 Juz Al-Qur’an.
Keterlibatan Ketua PN Bireuen dalam penyerahan beasiswa tersebut turut mewarnai peringatan Hari Santri Nasional dengan pesan pentingnya dukungan terhadap pendidikan keagamaan. Upaya membentuk generasi berilmu, berakhlak, dan berintegritas membutuhkan perhatian serta dukungan dari berbagai unsur masyarakat dan lembaga.
Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Tema tersebut menegaskan pentingnya peran santri sebagai bagian dari generasi penerus bangsa yang tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga diharapkan mampu berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan negara.
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat hingga sekitar pukul 09.30 WIB. Penyaluran beasiswa bagi para penghafal Al-Qur’an menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap pendidikan santri sekaligus dorongan agar semangat menuntut ilmu dan menjaga hafalan terus tumbuh di kalangan generasi muda.
KABAR TUJUH | MEGA

