- BIREUEN — Peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Bireuen diwarnai sejumlah kegiatan sosial dan penghormatan kepada para pahlawan.
- Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen menggelar rangkaian kegiatan mulai dari donor darah, ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan, anjangsana kepada pensiunan Kejaksaan, hingga pemberian santunan kepada anak yatim.
- Rangkaian kegiatan diawali dengan donor darah pada Senin, 31 Agustus 2026.
KABAR TUJUH | Mega — Melaporkan dari Bireuen
BIREUEN — Peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Bireuen diwarnai sejumlah kegiatan sosial dan penghormatan kepada para pahlawan.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen menggelar rangkaian kegiatan mulai dari donor darah, ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan, anjangsana kepada pensiunan Kejaksaan, hingga pemberian santunan kepada anak yatim.
Rangkaian kegiatan diawali dengan donor darah pada Senin, 31 Agustus 2026. Kegiatan tersebut berhasil mengumpulkan sebanyak 52 kantong darah.
Selanjutnya, pada Selasa, 1 September 2026, jajaran Kejari Bireuen melaksanakan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada jasa para pahlawan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan anjangsana ke kediaman para pensiunan Kejaksaan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81.
Upacara Hari Lahir Kejaksaan
Puncak peringatan dilaksanakan pada Rabu, 2 September 2026, melalui Upacara Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81 yang berlangsung di halaman Kantor Kejari Bireuen.
Upacara dimulai pukul 08.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Kajari Bireuen Yarnes, S.H., M.H.
Upacara diikuti jajaran pejabat struktural, para Kasubsi, seluruh pegawai dan PPNPN, serta jajaran Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Bireuen.
Dalam amanat Jaksa Agung yang disampaikan pada upacara tersebut, insan Adhyaksa diingatkan untuk senantiasa menerapkan nilai-nilai Ketuhanan, menjaga kehormatan dan marwah institusi Kejaksaan, serta mendukung Asta Cita dan program prioritas Presiden.
Selain itu, seluruh jajaran Kejaksaan ditekankan agar menjalankan tugas secara profesional dengan menjunjung tinggi kebenaran, keadilan, integritas dan hati nurani.
Pesan lainnya menyangkut pentingnya membangun sinergi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, menjunjung kesederhanaan, serta meningkatkan kepekaan terhadap dinamika masyarakat dan perkembangan hukum.
Syukuran dan Santunan Anak Yatim
Usai upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan syukuran dan pemberian santunan kepada anak yatim. Kegiatan tersebut turut dihadiri para Purnaja serta keluarga besar Kejari Bireuen.
Kajari Bireuen Yarnes mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut menjadi wujud rasa syukur sekaligus bentuk kepedulian sosial keluarga besar Kejari Bireuen.
“Kejaksaan tidak hanya hadir dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk membangun kepedulian sosial dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Yarnes.
Melalui momentum Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81, Kejari Bireuen menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, sinergi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Semangat tersebut diarahkan pada pelaksanaan penegakan hukum yang berintegritas, adil dan humanis, sekaligus tetap membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan sosial.
Fakta di lapangan, kepedulian tetap menjadi bagian dari pengabdian.
KABAR TUJUH — Fakta, Berimbang, Terpercaya
MEGA | Mengabarkan Fakta, Menyuarakan Kebenaran

