- Aceh Tamiang – Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (P) Armia Pahmi, melakukan kunjungan sekaligus apel Satuan Tugas Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara ke-46 Tahun 2026 yang tengah melaksanakan kegiatan pengabdian di Kabupaten Aceh Tamiang pada hari jumat ( 23/01/2026) bertempat markas yonif 111/karma bhakti.
- Kunjungan tersebut menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terhadap pelaksanaan Latsitarda Nusantara sebagai upaya percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi di wilayah setempat.
- Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menyambut kehadiran sekitar 1.980 Taruna dan Kadet gabungan dari Akademi Militer, Akademi Angkatan Laut, Akademi Angkatan Udara, Akademi Kepolisian, Taruna Politeknik Siber dan Sandi Negara, serta Kadet Universitas Pertahanan Republik Indonesia.
Aceh Tamiang – Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (P) Armia Pahmi, melakukan kunjungan sekaligus apel Satuan Tugas Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara ke-46 Tahun 2026 yang tengah melaksanakan kegiatan pengabdian di Kabupaten Aceh Tamiang pada hari jumat ( 23/01/2026) bertempat markas yonif 111/karma bhakti.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terhadap pelaksanaan Latsitarda Nusantara sebagai upaya percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi di wilayah setempat.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menyambut kehadiran sekitar 1.980 Taruna dan Kadet gabungan dari Akademi Militer, Akademi Angkatan Laut, Akademi Angkatan Udara, Akademi Kepolisian, Taruna Politeknik Siber dan Sandi Negara, serta Kadet Universitas Pertahanan Republik Indonesia.
Dalam sambutannya, Armia Pahmi mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dan menyampaikan apresiasi atas keterlibatan para taruna dalam membantu masyarakat Aceh Tamiang.
“Kehadiran adik-adik taruna dan kadet di Aceh Tamiang merupakan kehormatan sekaligus berkah bagi kami. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat bangkit pascabencana,” ujar Armia Pahmi.
Ia menegaskan bahwa kegiatan Latsitarda Nusantara merupakan tahap akhir pendidikan para taruna sebelum dilantik menjadi perwira oleh Presiden Republik Indonesia pada akhir Juli mendatang.
“Tahun ini penugasan kalian memiliki nilai strategis karena langsung diarahkan ke wilayah terdampak bencana. Saya berharap kegiatan ini benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Menurut Armia, penugasan di Kecamatan Rantau, Bendahara, Karang Baru, dan Kota Kuala Simpang diharapkan mampu menjadi tonggak kebangkitan optimisme warga. Para peserta diminta memprioritaskan pemulihan fasilitas kesehatan, sarana pendidikan, tempat ibadah, serta perkantoran yang terdampak banjir, sekaligus aktif melakukan pendampingan sosial dan dukungan psikososial.
Selain itu, Armia Pahmi juga menekankan pentingnya menjaga etika serta menjunjung tinggi kearifan lokal selama berada di tengah masyarakat.
“Jaga sikap, hormati adat istiadat masyarakat Aceh, dan tunjukkan bahwa kalian adalah calon pemimpin bangsa yang rendah hati serta mencintai rakyat,” pesannya.
Ia juga mengajak seluruh peserta membangun sinergi TNI–Polri dan masyarakat hingga 16 Februari 2026 sebagai upaya memperkuat solidaritas nasional.
Menutup sambutannya, Armia berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan dan mengutamakan faktor keamanan dalam setiap kegiatan.
“Selamat bertugas. Jadilah penggerak gotong royong dan pembawa harapan di tengah masyarakat,” tutupnya.
Satgastar Latsitarda Nusantara ke-46 dijadwalkan melaksanakan berbagai kegiatan sosial, fisik, serta bantuan kemanusiaan selama beberapa pekan ke depan di Provinsi Aceh, dengan fokus utama pada pemulihan pascabanjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Pemerintah daerah berharap sinergi antara taruna TNI–Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat memberikan dampak nyata bagi percepatan pemulihan wilayah tersebut.

