- BIREUEN — Jauh dari orang tua dan kampung halaman bukan menjadi penghalang bagi Aqila Mirzani Amir untuk terus mengejar prestasi.
- Di usianya yang masih sangat muda, Aqila tengah berlaga dalam Kejurda Gubernur Cup II Tahun 2026 cabang olahraga pencak silat dan berhasil melangkah masuk ke babak final.
- Perjalanan Aqila tidak hanya tentang pertandingan di atas gelanggang.
KABAR TUJUH | MEGA — Melaporkan
BIREUEN — Jauh dari orang tua dan kampung halaman bukan menjadi penghalang bagi Aqila Mirzani Amir untuk terus mengejar prestasi. Putri asal Bireuen, Aceh, kelahiran tahun 2014 yang kini berusia 12 tahun itu, menempuh pendidikan di SMP Muhammadiyah 4 Tidore, Maluku Utara, sekaligus mengembangkan bakatnya di cabang olahraga pencak silat. (Bireuen, Minggu 6 September 2026)
Di usianya yang masih sangat muda, Aqila tengah berlaga dalam Kejurda Gubernur Cup II Tahun 2026 cabang olahraga pencak silat dan berhasil melangkah masuk ke babak final. Dalam ajang tersebut, ia tampil membawa nama sekolahnya sekaligus memperjuangkan prestasi di tanah Maluku Utara. Semoga Aqila mampu tampil maksimal dan meraih gelar juara!

Perjalanan Aqila tidak hanya tentang pertandingan di atas gelanggang. Di balik perjuangannya terdapat keberanian seorang anak berusia 12 tahun meninggalkan keluarga dan merantau jauh dari Aceh demi pendidikan, pembinaan olahraga, serta mengejar cita-cita.
Bagi Aqila, perjalanan tersebut menjadi bagian dari proses untuk tumbuh, belajar mandiri, dan membuktikan bahwa jarak dengan keluarga bukan alasan untuk berhenti berprestasi.
Sebelumnya, Aqila juga telah mencatat pengalaman di tingkat nasional. Pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2025, ia berhasil menembus persaingan tingkat nasional dengan membawa nama Provinsi Aceh.
Kini, tahun 2026 menjadi lembaran baru bagi perjalanan prestasinya. Dari Aceh ia merantau ke Maluku Utara, membawa semangat yang sama: terus berlatih, bertanding, dan memberikan yang terbaik.
Semoga perjuangan Aqila terus berbuah manis hingga meraih hasil terbaik. Lebih dari sekadar mengejar juara, langkahnya diharapkan menjadi pengalaman berharga untuk terus berkembang dan suatu hari kembali mengharumkan nama sekolah, Maluku Utara, Aceh, serta Indonesia di tingkat yang lebih tinggi. Dari Bireuen, Aceh, menuju tanah Maluku Utara. Jauh dari keluarga, tetapi dekat dengan cita-cita. Tetap semangat dan teruslah bersinar! ✨
KABAR TUJUH — Fakta, Berimbang, Terpercaya
MEGA | Mengabarkan Fakta, Menyuarakan Kebenaran

