- BIREUEN — Penantian panjang masyarakat Kabupaten Bireuen akhirnya berakhir.
- Selama berbulan-bulan, jalur strategis penghubung Banda Aceh–Medan tersebut terganggu.
- Turut hadir mendampingi Bupati Bireuen pada kegiatan tersebut: Wakil Bupati Bireuen, Asisten I, II, dan III Setdakab Bireuen, Kapolres Bireuen, Dandim 0111/Bireuen, serta perwakilan Kajari Bireuen.
KABAR TUJUH | MEGA — Melaporkan Langsung dari Lapangan
Mengabarkan Fakta, Menyuarakan Kebenaran
BIREUEN — Penantian panjang masyarakat Kabupaten Bireuen akhirnya berakhir. Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang yang sebelumnya putus diterjang banjir bandang kini resmi dibuka untuk digunakan, Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 09.20 WIB.

Selama berbulan-bulan, jalur strategis penghubung Banda Aceh–Medan tersebut terganggu. Pengguna jalan terpaksa melewati jembatan darurat dengan sistem buka-tutup yang kerap memicu antrean panjang. Kini jembatan baru telah berdiri kokoh dan siap melayani arus lalu lintas.
Turut hadir mendampingi Bupati Bireuen pada kegiatan tersebut: Wakil Bupati Bireuen, Asisten I, II, dan III Setdakab Bireuen, Kapolres Bireuen, Dandim 0111/Bireuen, serta perwakilan Kajari Bireuen. Hadir juga jajaran PJN Wilayah I Aceh, para Kepala SKPK terkait, Dinas PUPR Kabupaten Bireuen, tokoh masyarakat Kecamatan Kuta Blang, Keuchik dari dua desa setempat, unsur TNI dan Polri, perwakilan Kejati, Dinas Perhubungan, serta kontraktor pelaksana PT Adhi Karya.
Suasana sukacita terasa begitu nyata di lokasi peresmian. Tak kalah bahagianya, ratusan warga yang hadir sejak pagi menanti detik-detik jembatan itu dibuka untuk pertama kalinya. Wajah-wajah para pejabat maupun warga sama-sama tampak lega melihat hasil kerja keras ini akhirnya terwujud.
Prosesi peresmian diawali dengan tradisi Peusijuek yang dipimpin tokoh ulama setempat — doa syukur sekaligus harapan agar jembatan ini senantiasa aman, terjaga, dan membawa manfaat bagi semua.
Dibukanya jembatan ini bukan sekadar melancarkan perjalanan. Jalur logistik Aceh–Sumatera kembali bergerak, biaya angkut diharapkan turun, dan perekonomian masyarakat di sepanjang lintasan ini perlahan pulih. Meski demikian, pihak terkait tetap mengimbau pengguna jalan memperhatikan batas muatan kendaraan demi menjaga keawetan jembatan.
— Laporan Wartawan Kabar Tujuh / MEGA

