- BIREUEN – Usai menuntaskan rangkaian kunjungan silaturahmi di Kabupaten Aceh Tengah, tokoh nasional Anies Baswedan melanjutkan perjalanannya ke Kabupaten Bireuen.
- Kedatangan Anies disambut hangat oleh Wakil Bupati Bireuen beserta istri, Wakil Ketua DPRA Aceh Ir.
- Sebagai bentuk penghormatan kepada tamu kehormatan, Wakil Bupati Bireuen bersama istri secara simbolis memasangkan peci adat khas Aceh kepada Anies Baswedan.
Kabar Tujuh | Mega Melaporkan dari Bireuen
BIREUEN – Usai menuntaskan rangkaian kunjungan silaturahmi di Kabupaten Aceh Tengah, tokoh nasional Anies Baswedan melanjutkan perjalanannya ke Kabupaten Bireuen. Di Kota Santri, Anies menghadiri agenda silaturahmi yang berlangsung hangat di kediaman Hj. Rosdiana pada Jumat malam (24/7/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.
Kedatangan Anies disambut hangat oleh Wakil Bupati Bireuen beserta istri, Wakil Ketua DPRA Aceh Ir. H. Saifuddin Muhammad yang akrab disapa Ayah Fud, serta anggota DPRK Bireuen Hj. Rosnani, Apt., Tgk. Muhammad Jafar, dan Nova, S.E., M.S.M., bersama sejumlah tokoh masyarakat.
Sebagai bentuk penghormatan kepada tamu kehormatan, Wakil Bupati Bireuen bersama istri secara simbolis memasangkan peci adat khas Aceh kepada Anies Baswedan. Prosesi tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus mencerminkan nilai-nilai budaya masyarakat Aceh yang menjunjung tinggi tradisi memuliakan tamu.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bireuen menyampaikan apresiasi atas kesediaan Anies Baswedan meluangkan waktu untuk singgah di Bireuen setelah berkunjung ke Aceh Tengah. Menurutnya, kehadiran Anies menjadi kehormatan bagi masyarakat Bireuen sekaligus momentum mempererat tali silaturahmi.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bireuen, kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Anies Baswedan. Semoga silaturahmi ini semakin mempererat hubungan baik dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar Wakil Bupati.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Makan malam bersama, perbincangan santai, serta sesi foto bersama mewarnai silaturahmi yang berlangsung dalam nuansa kekeluargaan.
Dalam kesempatan tersebut, Anies Baswedan mengungkapkan kekagumannya terhadap masyarakat Aceh yang dinilainya memiliki semangat kebersamaan dan daya juang yang kuat.
“Aceh luar biasa. Meski berbagai ujian pernah datang menghampiri, Alhamdulillah masyarakatnya tetap teguh, bergotong royong, dan saling membantu satu sama lain,” ujar Anies.
Di sela-sela silaturahmi, suasana hangat juga dirasakan atlet pencak silat cilik berprestasi asal Bireuen, Aqila Mirzani Amir, yang berkesempatan bertemu dan berbincang singkat dengan Anies Baswedan. Bagi Aqila, pertemuan tersebut menjadi pengalaman yang membanggakan karena Anies tidak hanya dikenal sebagai tokoh nasional, tetapi juga merupakan Pendekar Tapak Suci Putera Muhammadiyah, perguruan yang sama dengannya.
“Saya senang bisa bertemu langsung dengan Pak Anies. Beliau seorang Pendekar Tapak Suci, satu perguruan dengan saya. Ini menjadi kebanggaan dan menambah semangat saya untuk terus berlatih serta meraih prestasi,” ungkap Aqila.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda silaturahmi untuk mempererat persaudaraan sekaligus mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat. Singgahnya Anies Baswedan di Bireuen tidak hanya menjadi momentum memperkuat hubungan dengan masyarakat Aceh, tetapi juga menghadirkan inspirasi bagi generasi muda, termasuk para atlet yang terus berjuang mengharumkan nama daerah melalui prestasi.

