- BIREUEN – Di tengah rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Bireuen memilih menghadirkan makna pengabdian yang lebih dekat dengan masyarakat.
- Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan donor darah yang digelar di Mapolres Bireuen, Kamis (25/6/2026).
- Kegiatan donor darah terlaksana melalui kerja sama Polres Bireuen dengan RSU Fauziah Bireuen serta didukung partisipasi personel TNI.
BIREUEN – Di tengah rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Bireuen memilih menghadirkan makna pengabdian yang lebih dekat dengan masyarakat. Tidak hanya melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga lewat aksi kemanusiaan yang memberi manfaat nyata bagi sesama.
Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan donor darah yang digelar di Mapolres Bireuen, Kamis (25/6/2026). Kegiatan bakti kesehatan tersebut berhasil mengumpulkan sebanyak 86 kantong darah yang nantinya akan membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi pasien yang membutuhkan.
Kegiatan donor darah terlaksana melalui kerja sama Polres Bireuen dengan RSU Fauziah Bireuen serta didukung partisipasi personel TNI. Sejak pagi, peserta donor tampak bergantian mengikuti proses pemeriksaan kesehatan hingga mendonorkan darah mereka.
Berdasarkan pantauan Kabar Tujuh di lokasi, suasana kegiatan berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan. Kehadiran personel Polri dan TNI dalam satu kegiatan kemanusiaan menunjukkan sinergi yang tidak hanya terbangun dalam tugas negara, tetapi juga dalam kepedulian terhadap sesama.
Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Herdani, S.I.K., M.Med., Kom., turut hadir meninjau langsung jalannya kegiatan, sekaligus berpartisipasi mendonorkan darahnya sebagai bentuk semangat kemanusiaan.
dr. Yenny menjelaskan, panitia sebelumnya juga telah mengundang sejumlah instansi untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah. Namun karena pada hari yang sama terdapat beberapa agenda yang berlangsung bersamaan, peserta yang hadir didominasi oleh personel Polri dan TNI.
“Kami juga telah menginformasikan kegiatan ini kepada beberapa instansi lainnya. Namun mungkin karena banyak kegiatan yang berlangsung pada waktu yang bersamaan, sehingga yang dapat berpartisipasi hari ini didominasi oleh personel Polri dan TNI,” ujar dr. Yenny.
Ia menambahkan, donor darah merupakan salah satu dari sejumlah kegiatan sosial yang dilaksanakan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Sebelumnya, Polres Bireuen juga telah menggelar pembagian bantuan sembako dan pemeriksaan kesehatan mata bagi masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80. Sebelumnya telah dilaksanakan pembagian sembako, donor darah, dan pemeriksaan mata. Kemungkinan masih ada beberapa agenda kegiatan lainnya yang akan dilaksanakan ke depan,” katanya.
Bagi dunia kesehatan, 86 kantong darah yang terkumpul bukan sekadar angka. Di dalamnya tersimpan harapan bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah, korban kecelakaan, ibu melahirkan, maupun mereka yang sedang menjalani perawatan medis.
Melalui kegiatan ini, Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi momentum peringatan lahirnya institusi Polri, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat nilai kepedulian, gotong royong, dan kemanusiaan. Sebab pengabdian yang paling dirasakan masyarakat adalah ketika kehadiran negara mampu memberi manfaat bagi kehidupan mereka.
Kabar Tujuh | Mega Melaporkan dari Bireuen

