- BIREUEN – Hari Bhayangkara tidak selalu tentang upacara, barisan pasukan, atau seremoni institusi.
- Kamis (25/6/2026), halaman Mapolres Bireuen menjadi saksi berlangsungnya dua aksi kemanusiaan sekaligus, yakni pembagian bingkisan kepada warga kurang mampu dan kegiatan donor darah yang melibatkan personel kepolisian.
- Penyerahan dan pembagian bingkisan dilakukan langsung oleh Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bireuen, AKP Irwansyah Nasution, S.E.
BIREUEN – Hari Bhayangkara tidak selalu tentang upacara, barisan pasukan, atau seremoni institusi. Di Polres Bireuen, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 juga dimaknai sebagai momentum untuk berbagi dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Kamis (25/6/2026), halaman Mapolres Bireuen menjadi saksi berlangsungnya dua aksi kemanusiaan sekaligus, yakni pembagian bingkisan kepada warga kurang mampu dan kegiatan donor darah yang melibatkan personel kepolisian.
Penyerahan dan pembagian bingkisan dilakukan langsung oleh Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bireuen, AKP Irwansyah Nasution, S.E. selaku perwakilan pimpinan. Ia didampingi Kepala Bagian Logistik Polres Bireuen, Kompol Darmansyah, bersama sejumlah pejabat dan personel Polres Bireuen.
Sebanyak sekitar 30 penerima manfaat yang terdiri atas tukang becak dan warga kurang mampu menerima bingkisan bantuan yang disalurkan sebagai bentuk kepedulian sosial Polri kepada masyarakat.
Bagi sebagian penerima, bantuan tersebut mungkin tidak mengubah kehidupan dalam sekejap. Namun perhatian yang diberikan menjadi pesan bahwa di tengah berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat, masih ada kepedulian yang hadir dan menyapa secara langsung.
Kepada Kabar Tujuh, Kompol Darmansyah menyampaikan harapannya agar bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan para penerima.
“Harapannya, bingkisan yang diberikan ini dapat sedikit meringankan beban kebutuhan sehari-hari mereka,” ujarnya.
Pada hari yang sama, semangat berbagi juga diwujudkan melalui aksi donor darah yang diikuti personel Polres Bireuen. Darah yang disumbangkan ini diharapkan dapat membantu dan menyelamatkan nyawa pasien yang sedang membutuhkan.
Dua kegiatan tersebut memperlihatkan sisi lain pengabdian Polri. Tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya mengambil bagian dalam menjawab kebutuhan sosial dan kemanusiaan di lingkungan sekitar.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80 pun menjadi lebih dari sekadar peringatan tahunan. Ia menjelma menjadi ruang untuk memperkuat nilai kepedulian, menumbuhkan empati, dan menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui tindakan-tindakan sederhana yang memberi arti bagi sesama.
Kabar Tujuh | Mega Melaporkan dari Bireuen

