- Dua Gadis Remaja Yang Sedang Putus Sekolah Di Medan , Karena ditinggal Ibunya bekerja di Malaysia dan tinggal bersama Neneknya Dua Remaja putri , Inisial SN dan LR akhirnya terjebak dalam kegiatan prostitusi online.pada Rabu,(13/05/2026).
- Prihal kasus prostitusi online tersebut telah dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis mengatakan bahwa hal yang melatarbelakangi kedua remaja putri,DN dan LR masuk ke prostitusi online tersebut adalah karena korban Eksploitasi Empat pelaku dimana mengambil kesempatan karena kedua gadis tersebut berasal dari keluarga broken home dan terpisah dengan ibunya yang bekerja di Malaysia dan tinggal bersama...
- " Orang tua mereka bekerja di Malaysia ,jadi tinggal dan diasuh sama nenek nya, " jelas Adrian Risky pada Rabu,13/05/2026.
Dua Gadis Remaja Yang Sedang Putus Sekolah Di Medan , Karena ditinggal Ibunya bekerja di Malaysia dan tinggal bersama Neneknya Dua Remaja putri , Inisial SN dan LR akhirnya terjebak dalam kegiatan prostitusi online.pada Rabu,(13/05/2026).
Prihal kasus prostitusi online tersebut telah dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis mengatakan bahwa hal yang melatarbelakangi kedua remaja putri,DN dan LR masuk ke prostitusi online tersebut adalah karena korban Eksploitasi Empat pelaku dimana mengambil kesempatan karena kedua gadis tersebut berasal dari keluarga broken home dan terpisah dengan ibunya yang bekerja di Malaysia dan tinggal bersama neneknya.
” Orang tua mereka bekerja di Malaysia ,jadi tinggal dan diasuh sama nenek nya, ” jelas Adrian Risky pada Rabu,13/05/2026.
Dari hasil pemeriksaan pihak kepolisian dan kedua gadis itu mengakui bahwa kegiatan mereka dalam satu hari dapat melayani hingga lima orang pria hidung belang dan mereka menyewa dua kamar sebagai tempat hunian bagi kedua. Gadis tersebut.
Telah diketahui bahwa Pelaku prostitusi online tersebut menyewa dua kamar hotel dalam satu hari dan tiap hari pindah ke hotel yang lain.
” Dari hasil interogasi kami bahwa dalam satu kamar hotel itu, maksimal bisa melayani lima Pria .Mereka menyewa dua kamar hotel karena korban ada dua anak berusia 15 tahun.Jafi mereka berpindah-pindah hotel.Hari ini hotel ini dan besok beda hotel, besoknya pindah lagi , ” terang AKBP Adrian Risky.
Pada saat ini kedua korban telah diamankan oleh pihak kepolisian dan akan diberikan pendampingan psikologis.
” Kami telah lakukan pendampingan psikologis supaya korban tidak kembali lagi melakukan perbuatannya dan kami berikan fasilitas pengecekan kesehatan, ” jelas Adrian Risky.
Pada waktu sebelum nya tim.Reskrim Polrestabes Medan telah lakukan mengungkap jaringan prostitusi online dengan lokasi kejadian tepatnya di Oyo jalan Setiabudi , kelurahan Tanjung Rejo , kecamatan Medan Sunggal, Sumatera Utara .
Kami telah menemukan empat orang tersangka yang terdiri dari Tiga pria dan seorang wanita berhasil di tangkap . Mereka adalah Isdiana, Eduardo, Boby Pratama dan Rafi Rian.
Eko

