- Aceh Tamiang, 8 Desember 2025– Tim Medis Darurat (Emergency Medical Team/EMT) dari RSUP Dr.
- Wahidin Sudirohusodo Makassar yang berkoordinasi dengan Dinas kesehatan Provinsi Aceh , TIM bekerja sama dengan Batalyon Infanteri 111/karma bhakti yang sebelum nya telah menyediakan posko kesehatan bagi masyarakat korban banjir ,Berdasarkan pantauan di lokasi, tenaga medis terlihat memberikan perawatan intensif bagi warga, khususnya anak-anak yang mendominasi jumlah pasien.
- Salah seorang warga terdampak banjir mengungkapkan bahwa anak- anak juga dewasa mengalami batuk, demam,gatal-gatal dan luka .
Aceh Tamiang, 8 Desember 2025– Tim Medis Darurat (Emergency Medical Team/EMT) dari RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar terus memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Sebanyak sembilan tenaga medis yang terdiri dari :
– 1 ketua Tim sebagai Dokter Umum .
– Tenaga medis Spesialis.
– 1 Spesialis Anak konsultan.
– 1 Spsialis Ortopedhy.
– 1 Spesialis Anastesi.
– 3 perawat IGD.
– 1 penata Anastesi .
dikerahkan dan bekerja tanpa henti sejak posko kesehatan didirikan di area posko kesehatan Kolam Renang Batalyon Infanteri 111/Karma Bhakti, Jalan Lintas Medan–Banda Aceh, Desa Sapta Marga, Kecamatan Manyak Payed.

EMT ( Emergency Medical Team)RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar yang berkoordinasi dengan Dinas kesehatan Provinsi Aceh , TIM bekerja sama dengan Batalyon Infanteri 111/karma bhakti yang sebelum nya telah menyediakan posko kesehatan bagi masyarakat korban banjir ,Berdasarkan pantauan di lokasi, tenaga medis terlihat memberikan perawatan intensif bagi warga, khususnya anak-anak yang mendominasi jumlah pasien.
Salah seorang warga terdampak banjir mengungkapkan bahwa anak- anak juga dewasa mengalami batuk, demam,gatal-gatal dan luka . Kondisi ini diduga dipicu oleh tingginya debu pasca surutnya banjir di sepanjang jalan serta terbatasnya akses air bersih. “Debu sangat banyak setelah banjir. Anak-anak jadi batuk dan sulit bernapas,” ujarnya
Dr. H. Hamri selaku Ketua EMT Tim Medis Darurat (Emergency Medical Team/EMT) dari RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar mengatakan” Alhamdulillah setelah tim sampai ke Aceh kami terus mulai berkoordinasi dengan Dinas kesehatan Provinsi Aceh juga dari BBKK ( Balai Besar Karantina Kesehatan) Tim langsung terjun ke lokasi yang telah di tentukan , Tim juga membawa Obat serta alat kesehatan ECHO cardiography portable sebagai Pelayanan Kesehatan untuk masyarakat ” Ucap nya kepada awak media .
Tim EMT ( Emergency Medical Team)RSUP Dr. Wahidin Sudirohusod Makassar kembali menambahkan ” Bersama TNI dari yonif 111/Karma Bhakti kami terus memberikan Pelayanan kesehatan masyarakat yang ada di Kecamatan Manyak Payed khusus nya dan kepada seluruh masyarakat Aceh Tamiang yang datang ke posko kesehatan ” Tambah nya .
Melihat situasi tersebut, petugas kesehatan mengimbau seluruh masyarakat Aceh Tamiang untuk tetap waspada terhadap risiko penyakit pascabencana. Masyarakat disarankan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah mengingat tingginya intensitas debu. Selain itu, warga diminta segera memeriksakan diri ke posko kesehatan terdekat apabila mengalami gejala batuk, sesak napas, atau demam yang berkepanjangan.
Upaya kolaboratif antara EMT RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, TNI, serta berbagai pihak terkait diharapkan dapat mempercepat pemulihan kesehatan masyarakat Aceh Tamiang pasca banjir yang melanda wilayah tersebut.

