- Aceh Tamiang— Aula SMP Negeri 1 Karang Baru dipenuhi semangat muda dan suasana penuh inspirasi pada minggu pagi 26/10/2026, saat Perlombaan Menulis Esai Aceh Tamiang 2025 resmi digelar.
- Perlombaan ini dibuka secara resmi oleh perwakilan dari Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Aceh Tamiang, yang hadir mewakili Kepala Dinas, Muhammad Farij, S.STP, M.SP.
- Kepala Disparpora Aceh Tamiang, Muhammad Farij, S.STP, M.SP, dalam pesannya mengatakan bahwa kegiatan literasi seperti ini memiliki nilai penting dalam membangun karakter pelajar dan mahasiswa.
Aceh Tamiang— Aula SMP Negeri 1 Karang Baru dipenuhi semangat muda dan suasana penuh inspirasi pada minggu pagi 26/10/2026, saat Perlombaan Menulis Esai Aceh Tamiang 2025 resmi digelar. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB itu berlangsung sukses dan menarik minat puluhan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMP, SMA, MAN, SMK, hingga universitas-universitas yang ada di Aceh Tamiang.
Perlombaan ini dibuka secara resmi oleh perwakilan dari Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Aceh Tamiang, yang hadir mewakili Kepala Dinas, Muhammad Farij, S.STP, M.SP. Dalam sambutannya, pihak Disparpora menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan positif ini yang menjadi ajang pengembangan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis generasi muda.
Kepala Disparpora Aceh Tamiang, Muhammad Farij, S.STP, M.SP, dalam pesannya mengatakan bahwa kegiatan literasi seperti ini memiliki nilai penting dalam membangun karakter pelajar dan mahasiswa.
“Menulis bukan hanya soal menyusun kata, tetapi tentang menyalurkan ide dan kepedulian terhadap daerah. Kegiatan seperti ini kami dukung penuh karena mampu menumbuhkan semangat berpikir kritis dan kreatif di kalangan generasi muda Aceh Tamiang,” ujarnya.
Puluhan peserta tampak antusias mengikuti lomba. Mereka menulis dengan penuh semangat, menuangkan gagasan dan pandangan mereka terhadap tema yang diangkat seputar pendidikan, sosial, dan budaya Aceh Tamiang. Tidak hanya dari sekolah negeri, peserta juga datang dari pesantren dan kampus lokal, memperlihatkan bahwa semangat literasi kini merata di berbagai kalangan.
Salah satu peserta, mengaku bangga bisa ikut serta.
“Lomba ini bikin saya lebih percaya diri untuk menulis. Biasanya saya menulis hanya untuk tugas sekolah, tapi kali ini saya bisa menyuarakan pendapat saya tentang Aceh Tamiang,” tuturnya dengan penuh semangat.
Dalam kesempatan tersebut juga guru pembimbing dari salah satu sekolah yang mengikuti kegiatan menyampaikan , “kegiatan lomba menulis essay dalam rangka hari sumpah pemuda Sebagai salah satu bentuk kegiatan yg membantu membangun pemikiran kritis dan menyadarkan para generasi muda tentang kecintaan terhadap tanah air Indonesia” Ungkap syahfitri, S.Pd. Waka kesiswaan dari SMP Tahfidz Misbahur Rasyad Al Aziziyah .
Melalui perlombaan ini, diharapkan muncul lebih banyak penulis muda yang berani berpikir kritis, kreatif, dan mencintai daerahnya. Dukungan dari Disparpora Aceh Tamiang dan partisipasi aktif sekolah serta kampus menjadi langkah nyata dalam menumbuhkan budaya menulis dan membaca di kalangan generasi muda Bumi Muda Sedia.

