- Tasikmalaya – Yayasan SKKP (Satuan Kerja Kesejahteraan Prajurit) terus menggencarkan program *dapur pesantren* dengan konsep Makan Bergizi Gratis (MBG)bagi para santri.
- Hingga September 2025, empat pesantren binaan Yayasan SKKP telah resmi membuka dapur bersama.
- Mayoritas pengelola pesantren binaan SKKP merupakan alumni Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.
Tasikmalaya – Yayasan SKKP (Satuan Kerja Kesejahteraan Prajurit) terus menggencarkan program *dapur pesantren* dengan konsep Makan Bergizi Gratis (MBG)bagi para santri. Inisiatif ini tidak hanya menjamin pemenuhan gizi, tetapi juga diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kesejahteraan santri di seluruh Indonesia.

Hingga September 2025, empat pesantren binaan Yayasan SKKP telah resmi membuka dapur bersama. Salah satunya adalah Pondok Pesantren Citakawa Tasikmalaya, yang berdiri sejak 1917 dan dikenal sebagai pesantren tertua di Priangan Timur.
Mayoritas pengelola pesantren binaan SKKP merupakan alumni Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Mereka berinisiatif mengelola dapur yang menyediakan makanan sehat dan bergizi gratis untuk para santri, sekaligus membuka peluang bagi anak-anak di sekitar lingkungan pesantren.
“Alhamdulillah, saat ini kami ingin memastikan para santri memiliki akses makanan sehat dan bergizi. Jika kebutuhan di pesantren sudah terpenuhi, barulah kesempatan dibuka untuk anak-anak di sekitar pesantren,” ujar Ketua Yayasan SKKP, Jenderal Pol (Purn) Drs. Hilman Thayib, saat meninjau program di Tasikmalaya, Senin (23/9/2025).
Untuk memperkuat pelaksanaan program MBG ini, Yayasan SKKP berencana segera menjalin koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN). Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas cakupan, memperkuat sistem distribusi, serta menyusun standar gizi yang tepat bagi para penerima manfaat.
“Ke depan, dapur pesantren bukan hanya sumber makanan untuk santri, tapi juga bisa mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis. Karena itu, kami akan segera merapat ke BGN agar program ini terkoordinasi dengan baik,” jelas Enda, pengurus yayasan.
Pesantren Sebagai Mitra Program Nasional
Dengan hadirnya program MBG di lingkungan pesantren, Yayasan SKKP menegaskan peran pesantren bukan hanya sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam mendukung gizi anak bangsa.
Model dapur pesantren diharapkan bisa menjadi rujukan nasional dalam mewujudkan generasi yang lebih sehat, kuat, dan mandiri.

