SUMATERA UTARA – Warga yang berprofesi sebagai petani yang tergabung dalam kelompok Tani Di Serdang Bedagai Merasa Lama Dan Lambat Penyaluran Pupuk Subsidi dan mengeluh karena terhambat ketersediaan pupuk di desa hingga mengakibatkan berkurangnya produksi petani.pada Senin ( 08/06/2026).
Sebagian besar mereka adalah petani yang tergabung dalam kelompok Tani ( Poktan ) di kabupaten Serdang Bedagai yang mengatakan sangat lama menunggu penyaluran pupuk dan sedikitnya ketersediaan pupuk di desa uang yang dapat menghambat kelancaran aktivitas di ladang hingga berkurang hasil produksi .
Prihal ketidak lancaran penyaluran pupuk subsidi untuk masyarakat tersebut telah dibenarkan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Serdang Bedagai,Dedi Iskandar yang menjelaskan bahwa Pihaknya Saat ini sedang berupaya untuk mencukupi kebutuhan pupuk bersubsidi untuk petani di desa desa sudah diusahakan semaksimal mungkin.
” Akan kita upayakan supaya ketersediaan pupuk di kios dan rumah masing masing untuk memenuhi kebutuhan pupuk yang meningkat pada musim tanam nanti ,” terang Dedi Iskandar pada Senin ,08/06/2026.
Sementara itu seorang petani yang bergabung dalam kelompok Tani ( Poktan) di kabupaten Serdang Bedagai ,Pak Sembiring mengatakan bahwa para petani sangat berharap ketersediaan pupuk bersubsidi di desa supaya pengaturan jadwal untuk proses pemupukan tanaman dapat berjalan lancar terus dalam kondisi Stabil.
” Terakhir kali kami mendapatkan pupuk bersubsidi adalah pada bulan Februari yang lalu,namun hingga saat ini belum ada penyaluran dan kami belum dapat jatah pupuk .Kami sangat mengharapkan pupuk ini karena selain harga terjangkau sehingga dapat meningkatkan hasil pertanian kami, ” terang Pak Sembiring penuh harap.
Lebih lanjut Dedi Iskandar menanggapi keluhan warga dan menyebut bahwa sejak HET telah turun Harga maka petani banyak membeli dengan HET.Karena kebutuhan Petani meningkat dan rata rata petani menebus pupuknya dengan maksimal sehingga menyebabkan lonjakan kebutuhan dan daya beli petani untuk pupuk subsidi.
” Secara umum di Sumatra Utara , realisasi untuk Serdang Bedagai lebih tinggi hingga dalam satu hari PT .Pupuk Indonesia menyalurkan Pupuk 75 – 109 ton pupuk Urea dan 75-100 ton pupuk NPK, ” jelas Dedi Iskandar mengakhiri.
Eko

