- ACEH UTARA — Kepedulian terhadap warga kurang mampu kembali mendapat perhatian serius di Kabupaten Aceh Utara.
- Bupati Aceh Utara turun langsung meninjau lokasi rumah yang selama ini ditempati Ibu Razma bersama anak-anak yang diasuhnya itu.
- Menanggapi hal itu, Zubir Almas menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Aceh Utara atas respon cepat terhadap kondisi masyarakat kecil yang membutuhkan perhatian pemerintah, terutama bagi ibu yang berjuang merawat anak yatim di tengah keterbatasan.
ACEH UTARA — Kepedulian terhadap warga kurang mampu kembali mendapat perhatian serius di Kabupaten Aceh Utara. Setelah ramai diberitakan dan viral di berbagai platform media, kondisi rumah tidak layak huni milik Ibu Razma, warga Gampong Beuringen, Kecamatan Meurah Mulia, yang juga merawat anak yatim, darurat 1 akhirnya langsung direspons oleh Bupati Aceh Utara. 16 Mei 2026
Bupati Aceh Utara turun langsung meninjau lokasi rumah yang selama ini ditempati Ibu Razma bersama anak-anak yang diasuhnya itu. Pemerintah daerah juga disebut akan membantu pembangunan rumah layak huni untuk warga tersebut.
Menanggapi hal itu, Zubir Almas menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Aceh Utara atas respon cepat terhadap kondisi masyarakat kecil yang membutuhkan perhatian pemerintah, terutama bagi ibu yang berjuang merawat anak yatim di tengah keterbatasan.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Aceh Utara yang sudah turun langsung melihat kondisi rumah Ibu Razma dan memberikan perhatian untuk bantuan rumah layak huni,” ujar Zubir Almas.
Ia juga mengapresiasi peran media dan masyarakat yang ikut membantu menyuarakan kondisi tersebut hingga akhirnya mendapat perhatian luas.
“Terima kasih kepada seluruh rekan media dan masyarakat yang telah membantu mempublikasikan kondisi ini. Berkat dukungan publikasi, persoalan yang dialami warga akhirnya bisa diketahui dan mendapat respon cepat dari pemerintah,” tambahnya.
Kondisi rumah Ibu Razma sebelumnya dinilai sangat memprihatinkan dan tidak layak ditempati, terlebih lagi digunakan sebagai tempat tinggal bagi dirinya dan anak yatim yang diasuhnya. Setelah informasi tersebut menyebar luas di ruang publik, berbagai pihak mulai menunjukkan kepedulian terhadap warga di kawasan Meurah Mulia tersebut.
Langkah cepat pemerintah daerah itu kini mendapat apresiasi dari masyarakat sebagai bentuk nyata hadirnya perhatian kepada warga yang membutuhkan bantuan dan perlindungan sosial. Besar harapan agar bantuan tersebut segera terwujud, sehingga Ibu Razma dan anak-anak yang diasuhnya dapat tinggal di rumah yang aman, nyaman, dan layak.(Mega)

