- BANDA ACEH — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci UIN Ar-Raniry Banda Aceh kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah regional.
- Kejuaraan yang berlangsung pada 20–24 Agustus 2026 di Gedung Serbaguna Pengprovsu, Sumatera Utara tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai daerah.
- Medali emas berhasil dipersembahkan oleh Syahrial pada kelas Dewasa Putra.
KABAR TUJUH | Mega Melaporkan
BANDA ACEH — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci UIN Ar-Raniry Banda Aceh kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah regional. Kontingen berhasil meraih empat medali, terdiri dari satu emas, satu perak, dan dua perunggu, dalam ajang Sumut Open Pencak Silat Tournament 2026.
Kejuaraan yang berlangsung pada 20–24 Agustus 2026 di Gedung Serbaguna Pengprovsu, Sumatera Utara tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai daerah. Dalam persaingan yang ketat, atlet UIN Ar-Raniry tampil percaya diri dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Medali emas berhasil dipersembahkan oleh Syahrial pada kelas Dewasa Putra. Sementara medali perak diraih Djulianda Dirgantara pada kelas yang sama. Dua medali perunggu masing-masing diperoleh Jumaida Anggraini pada kelas Under 45 Dewasa Putri dan Jiddan Ihsan pada kelas Dewasa Putra.
Selain para peraih medali, kontingen juga diperkuat oleh Raihan Yusuf, Maula Adirga, Nauval Mubarak, dan Agus Syahputra. Tim ini dilatih dan didampingi oleh Ust. Yusran, S.Pd., K.Ma., Pengurus PIMDA 333 Tapak Suci Aceh Besar, yang juga bertindak sebagai official kontingen.
Keikutsertaan dalam Sumut Open 2026 menjadi ajang pengalaman berharga bagi para atlet untuk menguji kemampuan di luar daerah. Pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan kampus terbukti mampu melahirkan atlet yang tangguh dan berdaya saing tinggi.
Pembinaan pencak silat di UKM Tapak Suci UIN Ar-Raniry tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pembentukan karakter mahasiswa yang disiplin, sportif, bermental kuat, serta menjunjung tinggi nilai-nilai akhlak. Hal ini sejalan dengan moto Perguruan Tapak Suci: “Dengan Iman dan Akhlak Kita Menjadi Kuat. Tanpa Iman dan Akhlak Kita Menjadi Lemah.”
Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar UIN Ar-Raniry, UKM Tapak Suci, serta PIMWIL IX Tapak Suci Aceh. Diharapkan keberhasilan ini menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan menorehkan prestasi yang lebih gemilang di kejuaraan-kejuaraan berikutnya.
KABAR TUJUH | Mega


