- Dari total anggaran Transfer ke Daerah sebesar Rp899,86 miliar , realisasi telah mencapai 74,33 persen.
- KABAR TUJUH — Realisasi Transfer ke Daerah (TKD) Kabupaten Aceh Tamiang dalam data yang dianalisis telah mencapai Rp668,91 miliar atau 74,33 persen dari total anggaran sebesar Rp899,86 miliar.
- Data tersebut mencakup sejumlah komponen transfer, mulai dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Khusus (DAK), hingga Dana Desa.
Dari total anggaran Transfer ke Daerah sebesar Rp899,86 miliar , realisasi telah mencapai 74,33 persen. Sejumlah komponen menunjukkan capaian tinggi, sementara DAK Fisik dan Dana Desa masih mencatat realisasi yang lebih rendah.
KABAR TUJUH — Realisasi Transfer ke Daerah (TKD) Kabupaten Aceh Tamiang dalam data yang dianalisis telah mencapai Rp668,91 miliar atau 74,33 persen dari total anggaran sebesar Rp899,86 miliar. Capaian tersebut menggambarkan bahwa sebagian besar anggaran transfer telah berjalan, meski masih terdapat sejumlah pos yang membutuhkan percepatan penyaluran.
Data tersebut mencakup sejumlah komponen transfer, mulai dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Khusus (DAK), hingga Dana Desa. Masing-masing memiliki tingkat realisasi yang berbeda.
DAU Jadi Komponen Terbesar
Dari keseluruhan anggaran, Dana Alokasi Umum (DAU) menjadi salah satu komponen dengan nilai terbesar. Anggarannya tercatat sekitar Rp588,08 miliar, dengan realisasi mencapai Rp440,14 miliar atau 74,84 persen.
DAU tersebut antara lain mencakup alokasi untuk bidang kesehatan dan pendidikan.
Untuk DAU bidang kesehatan, anggaran yang tersedia mencapai sekitar Rp13,36 miliar, sementara realisasinya tercatat Rp9,35 miliar atau 70 persen.
Sedangkan DAU bidang pendidikan memiliki anggaran sekitar Rp4,97 miliar, dengan realisasi mencapai Rp3,48 miliar atau 70 persen.
DBH Capai Lebih dari 80 Persen
Pada komponen Dana Bagi Hasil (DBH), anggaran yang tersedia mencapai sekitar Rp78,93 miliar. Hingga periode pencatatan dalam data, realisasinya telah mencapai Rp66,04 miliar atau 83,67 persen.
Beberapa jenis DBH bahkan telah mencapai realisasi penuh atau 100 persen. Capaian tersebut menunjukkan adanya perbedaan kecepatan penyaluran antarjenis transfer.
DAK Nonfisik Relatif Tinggi
Sementara itu, DAK Nonfisik mencatat realisasi yang cukup tinggi. Dari pagu sekitar Rp156,71 miliar, realisasi telah mencapai Rp125,66 miliar atau 80,19 persen.
Beberapa program dalam kelompok ini menunjukkan capaian mendekati penuh. Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tercatat mencapai sekitar 99,50 persen, sedangkan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) berada di kisaran 98,71 persen.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa sejumlah dana yang berkaitan dengan pelayanan dasar masyarakat telah tersalurkan dalam porsi yang cukup besar.
DAK Fisik Masih Rendah
Berbeda dengan sejumlah komponen lainnya, DAK Fisik masih mencatat tingkat realisasi yang relatif rendah.
Dari anggaran sekitar Rp11,52 miliar, realisasi yang tercatat baru sekitar Rp1,33 miliar atau 11,55 persen.
Angka tersebut menjadi salah satu perhatian utama dalam keseluruhan data karena masih terdapat porsi anggaran yang cukup besar yang belum terealisasi.
Dana Desa Baru 55,30 Persen
Hal serupa terlihat pada Dana Desa. Dari total anggaran sekitar Rp64,62 miliar, realisasi yang tercatat mencapai Rp35,74 miliar atau 55,30 persen.
Dengan demikian, masih terdapat sekitar 44,70 persen dari pagu Dana Desa yang belum terealisasi pada periode data tersebut.
Kondisi ini membuat percepatan penyaluran menjadi salah satu bagian penting yang perlu diperhatikan, terutama agar anggaran yang telah dialokasikan dapat segera mendukung program pembangunan dan pelayanan di tingkat desa.
Angka Penting
* Total anggaran TKDD: Rp899,86 miliar
* Total realisasi: Rp668,91 miliar
* Persentase realisasi: 74,33 persen
* DAU: Rp588,08 miliar — realisasi 74,84 persen
* DBH: Rp78,93 miliar — realisasi 83,67 persen
* DAK Nonfisik: Rp156,71 miliar — realisasi 80,19 persen
* DAK Fisik: Rp11,52 miliar — realisasi 11,55 persen
* Dana Desa: Rp64,62 miliar — realisasi 55,30 persen
* BOS: realisasi sekitar 99,50 persen
* BOK: realisasi sekitar 98,71 persen
Gambaran Besarnya
Secara keseluruhan, data memperlihatkan bahwa realisasi TKDD telah mencapai hampir tiga perempat dari total anggaran yang tersedia. Namun, capaian tersebut tidak berarti seluruh komponen berjalan pada kecepatan yang sama.
Ada pos yang realisasinya sudah mendekati 100 persen, tetapi ada pula yang masih berada jauh di bawah rata-rata keseluruhan. DAK Fisik dengan realisasi 11,55 persen dan Dana Desa sebesar 55,30 persen menjadi dua angka yang cukup menonjol dalam data tersebut.
Perbedaan tersebut memberikan gambaran bahwa tahap berikutnya tidak hanya berkaitan dengan penyaluran anggaran, tetapi juga bagaimana memastikan setiap alokasi dapat direalisasikan sesuai peruntukan dan memberikan dampak terhadap masyarakat.
Dengan total realisasi Rp668,91 miliar dari Rp899,86 miliar, masih terdapat ruang sekitar Rp230,95 miliar dari total pagu yang belum terealisasi berdasarkan data tersebut.
Perkembangan angka-angka ini menjadi penting untuk terus dipantau, terutama pada komponen dengan tingkat realisasi yang masih rendah, sehingga pelaksanaan program dan penggunaan anggaran dapat berjalan lebih optimal.
KABAR TUJUH | Data diolah dari dokumen realisasi Transfer ke Daerah https://djpk.kemenkeu.go.id/portal/data/tkdd?tahun=2026&provinsi=01&pemda=20

