Aceh Tamiang, 26 Maret 2025 — UPTD Puskesmas Manyak Payed terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat, terutama dalam menangani proses persalinan. Puskesmas yang melayani 36 desa di wilayah Kecamatan Manyak Payed kini telah menghadirkan program layanan kesehatan gratis untuk persalinan dengan dukungan penuh dari Anggaran Amparahan BPJS Kesehatan. Layanan ini mencakup semua biaya, termasuk biaya persalinan dan layanan antar jemput pasien menggunakan mobil ambulans, yang diantar kembali ke rumah pasien setelah melahirkan.

Dengan adanya program layanan kesehatan gratis di Puskesmas Manyak Payed, setiap ibu hamil yang membutuhkan pertolongan medis dalam proses persalinan bisa mendapatkan akses tanpa khawatir mengenai biaya. Hal ini sangat membantu, terutama bagi ibu hamil yang berada di daerah terpencil atau jauh dari fasilitas kesehatan. Layanan antar jemput pasien melahirkan menjadi salah satu program unggulan yang memberikan kemudahan bagi keluarga yang membutuhkan.
Kepala UPTD Puskesmas Manyak Payed, Ns.Rismawati, S.Kep , menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memberikan akses layanan kesehatan yang merata bagi seluruh warga, khususnya ibu hamil di wilayah 34 desa. “Kami ingin memastikan bahwa tidak ada ibu hamil yang kesulitan untuk melahirkan dengan selamat hanya karena masalah biaya atau jarak. Dengan adanya layanan antar jemput pasien gratis ini, mereka bisa lebih tenang dan fokus pada persalinan yang aman,” jelas Risma.
Layanan antar jemput pasien ini tidak hanya memudahkan pasien, tetapi juga memberikan rasa aman bagi keluarga. Mobil ambulans yang disediakan oleh puskesmas siap menjemput pasien dari rumah menuju fasilitas kesehatan terdekat, dan setelah melahirkan, pasien akan diantar kembali ke rumah tanpa biaya tambahan.
Pada tanggal 21 Maret 2025, salah satu pasien yang mendapatkan layanan tersebut adalah Amanda Firza Aulia, seorang ibu yang melahirkan seorang bayi laki-laki di Puskesmas Manyak Payed. Proses persalinan berlangsung pada pukul 13:38 WIB, di mana ibu dan bayi keduanya dalam kondisi sehat. Amanda Firza Aulia, yang berdomisili di Bukit Panyang 2, merasa sangat terbantu dengan layanan antar jemput gratis yang disediakan oleh puskesmas, sehingga ia tidak perlu khawatir mengenai transportasi menuju fasilitas kesehatan.
Proses persalinan tersebut dibantu oleh Bidan Salmawati, S.Keb, dan Kepala Poned, Rohani, Amd.Keb, yang memberikan pelayanan dengan penuh perhatian dan profesionalisme. “Kami berusaha memberikan layanan terbaik agar ibu dan bayi selamat. Kami juga memastikan bahwa proses persalinan berlangsung dengan aman,” ujar Bidan Salmawati.
Sebagai bentuk perhatian dan apresiasi, keluarga pasien juga diberikan bingkisan berupa foto bayi dan baju bayi yang dapat menjadi kenang-kenangan berharga. Program ini sepenuhnya dibiayai oleh BPJS Kesehatan melalui anggaran Amparahan, yang memungkinkan masyarakat di wilayah Puskesmas Manyak Payed mendapatkan layanan kesehatan tanpa beban finansial. Diharapkan dengan adanya program ini, angka kematian ibu dan bayi dapat menurun secara signifikan, serta mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan dan perawatan kehamilan sejak dini.
Selain itu, kebijakan ini juga mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Banyak ibu hamil dan keluarga mereka merasa lebih tenang karena pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan tanpa biaya, mengingat banyaknya tantangan yang dihadapi dalam mengakses layanan medis di daerah terpencil.
Dengan adanya program layanan gratis di Puskesmas Manyak Payed, diharapkan Puskesmas Manyak Payed dapat menjadi model pelayanan kesehatan yang lebih inklusif dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkendala oleh biaya atau jarak. Program ini merupakan bukti nyata bahwa layanan kesehatan yang baik dan gratis bisa tercapai dengan dukungan penuh dari BPJS dan komitmen puskesmas dalam memberikan pelayanan yang optimal.

