Kapolri Tinjau Pemulihan Aceh Tamiang Pascabanjir Bandang November 2025
Kabartujuh | Aceh Tamiang — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk meninjau langsung kesiapan dan progres pemulihan pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025 lalu. Kunjungan ini menyasar sejumlah titik terdampak, mulai dari fasilitas pendidikan, kantor kepolisian, hingga lokasi penyediaan air bersih dan rencana pembangunan rumah tetap bagi warga.

Kunjungan Kapolri diawali di SMP Swasta Islam Kuala Simpang, Rabu (31/12/2025). Dalam peninjauan tersebut, Kapolri didampingi Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi serta Kapolres Aceh Tamiang AKBP Mulyadi, S.H., M.H. Kapolri memastikan langsung proses pembersihan lumpur di lingkungan sekolah yang dilakukan oleh personel Polri.
Kapolri menegaskan bahwa pemulihan sarana pendidikan menjadi prioritas agar kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali normal. Ia menyampaikan bahwa Polri telah menempatkan personel di 31 titik sekolah yang terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang.

“Kami telah menempatkan personel Polri di 31 titik sekolah untuk melakukan pembersihan lumpur yang masih tersisa akibat banjir bandang,” ujar Kapolri kepada awak media.
Selain pemulihan fasilitas pendidikan, Kapolri juga meninjau kesiapan sarana air bersih melalui pembangunan dan pengoperasian sumur bor di wilayah terdampak. Polri telah menyiapkan sebanyak 83 titik lokasi sumur bor dan fasilitas air bersih guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat pascabencana.
“Kami juga memastikan kesiapan sumur bor dan distribusi air bersih di 83 titik lokasi agar kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi,” tambahnya.

Kapolri juga menyampaikan rencana pembangunan rumah tetap bagi warga terdampak banjir. Sebanyak 300 unit Huntara dan Huntap akan dibangun oleh Polri di Kabupaten Aceh Tamiang sebagai bagian dari upaya pemulihan jangka menengah.
“Kami akan meninjau lokasi pembangunan rumah tetap yang direncanakan sebanyak 300 unit di Aceh Tamiang,” katanya.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Kapolri turut meninjau Polsek Kota Kuala Simpang yang hingga kini masih dalam proses pembersihan pascabanjir. Di lokasi itu, Kapolri juga menyempatkan diri berdialog dan bercengkerama dengan anak-anak dari keluarga penghuni rumah dinas yang terdampak banjir, sekaligus mendengar langsung masukan terkait rencana penataan dan pembangunan kembali perumahan anggota Polri.
Kunjungan Kapolri ini menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir dalam proses pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang, mulai dari pemulihan fasilitas pendidikan, penyediaan air bersih, hingga pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak.

