- Kabartujuh.com | Nasional - Menurut hasil kajian Labor Market Brief Volume 7, Nomor 7 dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) menunjukkan tantangan besar terkait daya serap pasar kerja terhadap lulusan perguruan tinggi.
- Kondisi ini dipicu oleh cakupan keilmuan rumpun tersebut yang tergolong sangat luas serta tingginya jumlah lulusan yang dihasilkan setiap tahunnya tanpa diimbangi ketersediaan lapangan kerja yang sepadan.
- Fenomena tingginya angka pengangguran dari jurusan Manajemen berbanding lurus dengan masifnya pembukaan program studi serta tingginya minat calon mahasiswa di Indonesia.
Kabartujuh.com | Nasional – Menurut hasil kajian Labor Market Brief Volume 7, Nomor 7 dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) menunjukkan tantangan besar terkait daya serap pasar kerja terhadap lulusan perguruan tinggi. Kajian berbasis data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) tersebut mengungkapkan bahwa jurusan Manajemen menempati urutan teratas sebagai penyumbang lulusan sarjana (S1) terbanyak dalam kategori pengangguran, diikuti oleh jurusan Ilmu Hukum, Ekonomi, Pendidikan, dan Akuntansi.
Kondisi ini dipicu oleh cakupan keilmuan rumpun tersebut yang tergolong sangat luas serta tingginya jumlah lulusan yang dihasilkan setiap tahunnya tanpa diimbangi ketersediaan lapangan kerja yang sepadan.
Fenomena tingginya angka pengangguran dari jurusan Manajemen berbanding lurus dengan masifnya pembukaan program studi serta tingginya minat calon mahasiswa di Indonesia.
Menurut Statistik Pendidikan Tinggi yang dirilis oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, terdapat 1.310 program studi Manajemen di seluruh Indonesia dengan total mahasiswa aktif mencapai lebih dari satu juta orang pada tahun 2025. Jurusan Manajemen juga mencatatkan angka penerimaan mahasiswa baru tertinggi nasional, yakni melebihi dua ratus ribu orang pada periode yang sama. Jurusan populer lain yang turut menyumbang porsi penganggur terbanyak, seperti Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Ilmu Hukum, dan Akuntansi, juga berada di jajaran atas daftar program studi dengan jumlah mahasiswa baru terbanyak.
Secara keseluruhan, distribusi minat calon mahasiswa di Indonesia masih didominasi oleh rumpun ilmu sosial, ekonomi, pendidikan, teknik, dan kesehatan, yang juga didukung oleh banyaknya ketersediaan kapasitas program studi di berbagai perguruan tinggi.
Sebaliknya, bidang ilmu dasar seperti MIPA, agama, humaniora, dan seni masih memilik proporsi penerimaan mahasiswa baru serta ketersediaan program studi yang jauh lebih sedikit.
Tingginya konsentrasi mahasiswa pada jurusan-jurusan favorit ini mempertegas ketidakseimbangan antara jumlah lulusan perguruan tinggi dan kapasitas penyerapan tenaga kerja di sektor-sektor terkait.
Sumber Berita TV


