- kabartujuh.com.com,Aceh Utara - Terkait adanya pemberitaan di salah satu platform media online, dugaan korupsi Dana Desa (DD) di Gampong Tumpok Perlak Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, Jum'at 10 November, Geuchik Ridwan membantah tudingan tersebut Fitnah.
- " Tudingan tersebut Fitnah, setiap tahun kita selalu mengadakan rapat dengan aparatur desa dan masyarakat, dan kita punya dokumen bukti rapat, dari kegiatan fisik maupun non fisik kita selalu bermusyawarah," ucap Ridwan Sabtu 11 November 2023.
- Tambahnya, Terkait Realisasi Covid-19, kita sudah melakukan kegiatan tersebut dan kita juga punya dokumen bukti kegiatan yang kita lakukan, tunjangan perangkat desa seperti yang dituduhkan tersebut, boleh ditanyakan langsung kepada perangkat desa apakah pernah saya tahan tahan, dan satu lagi BLT coba turun kedesa saya ada tidak saya tahan tahan BLT masyarakat, semua kita bagikan sesuai aturan dari pemerintah," paparnya.
kabartujuh.com.com,Aceh Utara – Terkait adanya pemberitaan di salah satu platform media online, dugaan korupsi Dana Desa (DD) di Gampong Tumpok Perlak Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, Jum’at 10 November, Geuchik Ridwan membantah tudingan tersebut Fitnah.
” Tudingan tersebut Fitnah, setiap tahun kita selalu mengadakan rapat dengan aparatur desa dan masyarakat, dan kita punya dokumen bukti rapat, dari kegiatan fisik maupun non fisik kita selalu bermusyawarah,” ucap Ridwan Sabtu 11 November 2023.
Tambahnya, Terkait Realisasi Covid-19, kita sudah melakukan kegiatan tersebut dan kita juga punya dokumen bukti kegiatan yang kita lakukan, tunjangan perangkat desa seperti yang dituduhkan tersebut, boleh ditanyakan langsung kepada perangkat desa apakah pernah saya tahan tahan, dan satu lagi BLT coba turun kedesa saya ada tidak saya tahan tahan BLT masyarakat, semua kita bagikan sesuai aturan dari pemerintah,” paparnya.
” Dan yang anehnya begini, wartawan yang konfirmasi berita tersebut dengan saya lain, yang muat berita wartawan lain, saya tidak pernah memberikan pernyataan kepada wartawan yang memuat berita saya tersebut,” ucapnya.
Dalam hal ini saya ingin mengatakan kembali bahwa apapun tudingan tersebut tidak benar fitnah, saya berharap kepada yang berinisial SR atau dari perangkat dan masyarakat lainya jika ada yang kurang jelas silahkan tanyakan kepada saya langsung, kita duduk bersama secara musyarawah, tambahnya.
Lanjutnya, Dalam hal ini saya tidak ingin menyalahkan siapapun, karena saya seorang pemimpin didesa saya pantas dikritik, dan saya menerima semua kritikan, dan jika ada sentimen pribadi sama saya, dari kalangan masyarakat maupun dari unsur Perangkat desa tolong jumpai langsung saya dan kita bicarakan secara baik baik, dan mari bersama sama kita bangun Gampong Tumpok Perlak lebih baik lagi kedepannya, dengan masukan masukan yang positif dari semua elemen, dan kepada inisial SR yang telah memberikan pernyataan di media bahwa saya melakukan korupsi, tolong dibuktikan dengan data data dan fakta, jangan menggiring opini fitnah yang membuat kegaduhan,” pungkasnya.(Tim)

