- Bireuen – Program Kampung Ramadhan Terintegrasi resmi diluncurkan di lingkungan Dayah Asy-Syafi’iyah, Gampong Blang Panjo, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Minggu (1/3/2026).
- Program tersebut mendapat dukungan dari Yayasan Aceh Hijau dan Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF).
- Kehadiran Muhsin menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan peran dayah sebagai pusat pendidikan keagamaan sekaligus pemberdayaan masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadhan.
Bireuen – Program Kampung Ramadhan Terintegrasi resmi diluncurkan di lingkungan Dayah Asy-Syafi’iyah, Gampong Blang Panjo, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Minggu (1/3/2026).

Program tersebut mendapat dukungan dari Yayasan Aceh Hijau dan Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF). Kegiatan launching turut dihadiri Pelaksana Harian Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin, S.Pd.I., M.Pd.I.
Kehadiran Muhsin menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan peran dayah sebagai pusat pendidikan keagamaan sekaligus pemberdayaan masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadhan.
Program Kampung Ramadhan Terintegrasi dirancang sebagai gerakan pembinaan yang memadukan aspek spiritual, sosial, dan kepedulian lingkungan. Kegiatan tersebut melibatkan para santri dan masyarakat sekitar dayah.
Dalam kesempatan itu, Muhsin menyampaikan bahwa dayah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda Aceh. Menurutnya, pendidikan keagamaan perlu diintegrasikan dengan kegiatan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan agar nilai-nilai keislaman dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Dayah bukan hanya tempat menuntut ilmu agama, tetapi juga pusat pembentukan akhlak dan kepedulian sosial. Program Kampung Ramadhan Terintegrasi ini menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan bersama,” ujarnya.
Sejumlah kegiatan disiapkan dalam program tersebut, antara lain pengajian intensif selama Ramadhan, gerakan sedekah pangan bagi masyarakat kurang mampu, edukasi lingkungan berbasis dayah, serta pembinaan generasi muda melalui kegiatan keagamaan dan sosial.
Perwakilan Yayasan Aceh Hijau menyampaikan bahwa keterlibatan lembaga tersebut diarahkan untuk menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan di kalangan santri sejak dini. Konsep Ramadhan Hijau diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.
Sementara itu, Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF) menyatakan komitmennya untuk mendukung program pemberdayaan berbasis keumatan. Dukungan yang diberikan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat kegiatan pendidikan dan dakwah selama Ramadhan.
Launching Program Kampung Ramadhan Terintegrasi berlangsung khidmat dan dihadiri tokoh masyarakat, perangkat gampong, para santri, serta masyarakat sekitar Kecamatan Kuta Blang.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penyerahan secara simbolis bantuan program Ramadhan kepada pihak Dayah Asy-Syafi’iyah.
Melalui program tersebut, Dayah Asy-Syafi’iyah diharapkan dapat menjadi salah satu model Kampung Ramadhan berbasis pendidikan dayah di Aceh. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan organisasi sosial dalam membangun masyarakat yang religius, peduli lingkungan, dan berdaya. (**)


