- kabartujuh.com.com,Bireuen,Aceh--Dalam rangka menghadiri ceramah maulid di kantor Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia PPDI kabupaten Bireuen Rabu 01 November 2023
- Abiya Ruhul mudi yang hadir selaku penceramah untuk kaum disabilitas dalam acara maulid yang diadakan di kantor sekretariat PPDI dewan pengurus cabang (DPC ) Bireuen menyaksikan langsung kondisi penyandang di sabilitas yang bermacam ragam kondisinya.
- Disini Abiya merasa tersayat hati di saat melihat rekan rekan di sabilitas melangsir rekan rekannya dengan kursi roda untuk bisa mesuk kedalam ruangan guna dapat mendengar ceramah Abiya disaat Abiya melarang disabilitas yang di dorong dengan kursi roda untuk tidak di turunkan dari kursinya,Ternyata kursi roda yang ada cuma satu saja,sedangkan orang cacat masih rame yang perlu di jemput,
kabartujuh.com.com,Bireuen,Aceh–Dalam rangka menghadiri ceramah maulid di kantor Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia PPDI kabupaten Bireuen Rabu 01 November 2023
Abiya Ruhul mudi yang hadir selaku penceramah untuk kaum disabilitas dalam acara maulid yang diadakan di kantor sekretariat PPDI dewan pengurus cabang (DPC ) Bireuen menyaksikan langsung kondisi penyandang di sabilitas yang bermacam ragam kondisinya.
Disini Abiya merasa tersayat hati di saat melihat rekan rekan di sabilitas melangsir rekan rekannya dengan kursi roda untuk bisa mesuk kedalam ruangan guna dapat mendengar ceramah Abiya disaat Abiya melarang disabilitas yang di dorong dengan kursi roda untuk tidak di turunkan dari kursinya,
Ternyata kursi roda yang ada cuma satu saja,sedangkan orang cacat masih rame yang perlu di jemput,
Dengan mata yang berkaca kaca Abiya spontan langsung sebut apa tidak ada bantuan dari pemerintah,ada satu katanya si pendorong kursi roda itu,lantas Abi berkata lagi segera hitung berapa lagi yg di butuhkan kursi rodanya biar saya beli kalau pemerintah sudah tidak mampu membantu orang orang seperti ini.rekan rekan di sabilitas di harapkan jangan bersedih hati,kekurangan hari ini menjadi kesempurnaan besok di akhirat,
Akan tetapi ada yg lebih menyedihkan lagi dari para disabilitas ini,ketika orang orang yang sehat sempurna dan tidak cacat fisiknya tapi cacat mental imannya,yang di maksud adalah merek mereka yang tidak merasa iba sayang sedih dan tidak mau berbagi dan membantu orang orang yang membutuh kan seperti mereka mereka disabilitas ini.
Percuma punya fisik sehat kalau tidak bisa menempatkan pada yang semestinya seperti mebantu orang orang yang kekurangan begini Percuma punya kekayaan kalau tidak bisa berdermawan dan bersosial dengan orang-orang fakir ini
Percuma punya jabatan kalau tidak bisa menolong orang-orang di lemah seperti mereka-mereka ini Nanti suatu saat di hari kiamat Allah akan mempertanyakan semuanya,akan meminta pertanggung jawaban atas apa yang dimilikinya hari ini
Akan tetapi kepada orang-orang yang serba kebutuhan kekurangan hari ini mungkin Allah ganti besok di hari akhirat akan berubah menjadi kesempurnaan dan tidak banyak yang dipertanyakan karena keadaan kondisinya begini
Teruslah meminta dan berdoa kepada Allah Abiya yakin doa-doa mereka akan cepat dikabulkan oleh Allah katanya.(H83)

