Aceh Tamiang | Mediaindonesia24
Disparbud Prov.Aceh menggelar Festival Rumpun Melayu Aceh Tamiang 2024 . Festival tersebut merupakan aspirasi Anggota DPRA Asrizal H.Asnawi , Acara tersebut dilaksanakan di Tribun bupati Aceh Tamiang hari Jumat malam 6 Desember – 9 Desember 2024
Terkait dengan acara tersebut terdapat beberapa polemik yang di pertanyakan , para pedagang yang terletak di dalam lingkungan acara tersebut di kenakan biaya sebesar Rp.600.000/ Tiga Hari , Sayang nya Pembayaran Tersebut tidak di berikan Kwitansi layak nya pembayaran sah.
Saat awak media menanyakan hal tersebut ke pedagang dan membenarkan hal tersebut , ” ia bang di kenakan biaya 600.000 selama 3 hari dan tenda kami sewa 550/3 hari dari luar dan semua bawa sendiri yang di tanggung hanya listrik dan biaya 600 tersebut kami berikan ke salah seorang panitia ” ungkap nya .
Dan di tambahkan” dengan cuaca semalam yang gerimis menjadi pengunjung sedikit yang datang ” . awak Media Telah Meminta Konfirmasi kepada Asrizal H.Asnawi dan beliau mengungkap kan tidak paham hal tersebut dan untuk menanyakan Perihal Tersebut kepada panitia / EO nya .
Dan saat awak media melakukan konfirmasi ke lokasi tersebut dan bertemu dengan salah seorang yang di duga Panitia ( tanda Panitia ) , dan mempertanyakan hal tersebut dan di benarkan bahwa pedagang di kenakan biaya lokasi / lapak dengan harga kisaran 500 – 600 ribu ( Listrik Di tangung Panitia) .
Saat ingin konfirmasi ke pihak Ketua EO ( Event Organizer ) yang menurut informasi merupakan Wartawan salah satu Media Terkenal Di Aceh , awak media belum mendapat kan konfirmasi dan panggilan WhatsApp pun tidak menjawab.Logika nya acara rakyat membantu rakyat sehingga UMKM yang ingin berdagang tidak di beratkan ,ini malahan di kenakan biaya per orang/ dagang Hingga 600 ribu .
Terpantau di lokasi lebih dari puluhan pedagang yang menjual berbagai dagangan dan makanan sehingga nilai total bisa puluhan Juta Rupiah .Kita ingin kan UMKM daerah Aceh Tamiang maju bukan semakin di bantu semakin di pinta keuntungan nya , hal itu sesuai dengan niat Disparbud Prov.Aceh untuk memajukan UMKM Aceh khusus nya Aceh Tamiang
hingga saat berita ini di rilis pihak media belum mendapatkan konfirmasi dan jawaban dari Ketua EO tersebut .( DP).

