- BIREUEN — Dukungan terhadap pendidikan dayah dan generasi penghafal Al-Qur'an menjadi bagian penting dalam peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Bireuen.
- Beasiswa tersebut diserahkan kepada Qhumaini Ramadhan, santri dari Dayah Muhammadiyah Boarding School, Geulanggang Baro, Kecamatan Kota Juang, yang masuk kategori hafalan 10 Juz Al-Qur'an.
- Penyerahan beasiswa itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional yang tahun ini mengusung tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas".
KABAR TUJUH | MEGA — Pantauan Langsung
Mengabarkan Fakta, Menyuarakan Kebenaran
Video Terbaru
Kabar7 Indonesia · Berita dan informasi
BIREUEN — Dukungan terhadap pendidikan dayah dan generasi penghafal Al-Qur’an menjadi bagian penting dalam peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Bireuen. Dalam kegiatan yang berlangsung di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Kamis (22/10/2026), Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Bireuen, Wendy Yuhfrizal, S.H., M.H., menyerahkan secara simbolis beasiswa kepada seorang santri penghafal Al-Qur’an.

Wendy hadir mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Bireuen. Beasiswa tersebut diserahkan kepada Qhumaini Ramadhan, santri dari Dayah Muhammadiyah Boarding School, Geulanggang Baro, Kecamatan Kota Juang, yang masuk kategori hafalan 10 Juz Al-Qur’an.
Penyerahan beasiswa itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional yang tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Tema tersebut menekankan pentingnya peran santri dalam membangun masa depan bangsa melalui pendidikan, penguatan akhlak, penguasaan ilmu pengetahuan, serta kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Program Beasiswa Thalabah Hafizh Al-Qur’an yang disalurkan melalui Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen tahun ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp481 juta untuk 196 santri. Besaran bantuan disesuaikan dengan kategori hafalan, mulai dari 1 Juz hingga 30 Juz.
Program ini menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap santri yang menekuni hafalan Al-Qur’an. Selain membantu penerima beasiswa, pemberian bantuan tersebut diharapkan mendorong generasi muda untuk semakin giat mempelajari Al-Qur’an, memperdalam ilmu agama, dan menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Keterlibatan perwakilan Kejaksaan Negeri Bireuen dalam penyerahan simbolis tersebut turut mewarnai peringatan Hari Santri Nasional di Kabupaten Bireuen. Momentum ini mengingatkan bahwa pembangunan generasi muda tidak hanya berkaitan dengan penguasaan ilmu, tetapi juga pembentukan karakter, integritas, dan kepedulian terhadap sesama.
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat hingga berakhir sekitar pukul 09.30 WIB. Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, semangat santri diharapkan terus tumbuh sebagai bagian dari kekuatan pendidikan, kehidupan keagamaan, dan pembangunan masyarakat di Kabupaten Bireuen.
KABAR TUJUH | MEGA

