- Kecamatan Kuala harus mengakhiri perjuangannya di Piala Bupati Bireuen 2026 setelah kalah tipis 0–1 dari Kecamatan Peusangan dalam laga penentuan tiket perempat final di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Senin (5/10/2026) sore.
- Dihadapan ribuan penonton, Kuala tampil berani sejak menit awal.
- Kuala terus menekan, namun pertahanan Peusangan tetap kokoh.
KABAR TUJUH | MEGA — Melaporkan Langsung dari Lapangan
Mengabarkan Fakta, Menyuarakan Kebenaran
BIREUEN — Satu peluang penalti yang gagal menjadi pembeda. Kecamatan Kuala harus mengakhiri perjuangannya di Piala Bupati Bireuen 2026 setelah kalah tipis 0–1 dari Kecamatan Peusangan dalam laga penentuan tiket perempat final di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Senin (5/10/2026) sore.

Dihadapan ribuan penonton, Kuala tampil berani sejak menit awal. Mereka tidak hanya bertahan, melainkan beberapa kali mampu memberikan tekanan nyata ke lini pertahanan Peusangan. Peluang terbaik datang pada menit ke-22 saat Kuala mendapatkan hadiah penalti. Namun kesempatan emas tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol — eksekusi berhasil diamankan kiper Peusangan, Aulia R. Skor 0–0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat. Kedua tim saling bertukar serangan dan mencari celah. Kuala terus menekan, namun pertahanan Peusangan tetap kokoh.
Gol penentu akhirnya lahir di menit ke-57. Ilham Adian memanfaatkan peluang untuk membawa Peusangan unggul 1–0. Tertinggal, Kuala meningkatkan tekanan, berusaha mengejar gol penyeimbang hingga detik-detik akhir. Namun rapatnya pertahanan lawan membuat usaha mereka belum membuahkan hasil.
Peluit panjang menegaskan kemenangan Peusangan 1–0 dan tiket ke babak perempat final. Bagi Kuala, perjalanan berakhir di sini — meski perjuangan di lapangan berlangsung hingga detik terakhir.
Pelatih Peusangan, Mulya Saputra, mengakui laga berjalan sangat ketat dan Kuala memberikan perlawanan kuat.
“Alhamdulillah, keberuntungan ada di pihak kami. Menghadapi perempat final, fokus utama kami hanyalah meminimalkan kesalahan sekecil apa pun,” ujar Mulya Saputra didampingi Camat Peusangan, Alfian, S.Sos.
Kuala memang gagal melangkah lebih jauh. Namun pertandingan ini membuktikan: kemenangan tidak diraih dengan mudah. Peusangan menang satu gol, Kuala pulang dengan kepala tegak.
KABAR TUJUH | MEGA
Mengabarkan Fakta, Menyuarakan Kebenaran

