- ACEH BARAT DAYA — Langkah Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin memeriksa telepon genggam sejumlah aparatur sipil negara (ASN) untuk mencegah judi online mendapat apresiasi dari Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (DPN PERMAHI).
- Ketua DPN PERMAHI, Rifqi Maulana, S.H., menilai langkah tersebut sebagai bentuk keberanian kepala daerah dalam menyikapi persoalan judi online yang dinilai semakin mengkhawatirkan.
- Menurut Rifqi, judi online bukan persoalan sepele karena dampaknya dapat merusak kehidupan individu, keluarga hingga lingkungan sosial.
ACEH BARAT DAYA — Langkah Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin memeriksa telepon genggam sejumlah aparatur sipil negara (ASN) untuk mencegah judi online mendapat apresiasi dari Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (DPN PERMAHI).
Ketua DPN PERMAHI, Rifqi Maulana, S.H., menilai langkah tersebut sebagai bentuk keberanian kepala daerah dalam menyikapi persoalan judi online yang dinilai semakin mengkhawatirkan.
Menurut Rifqi, judi online bukan persoalan sepele karena dampaknya dapat merusak kehidupan individu, keluarga hingga lingkungan sosial.
“Judi online ini sangat merusak. Karena itu, langkah Bupati Abdya patut diapresiasi. Ini menunjukkan keberanian seorang kepala daerah mengambil sikap terhadap persoalan yang berkembang di masyarakat,” ujar Rifqi.
Ia menilai pemeriksaan HP sejumlah ASN yang dilakukan Bupati Safaruddin merupakan langkah yang menarik perhatian karena dilakukan secara langsung oleh kepala daerah.
Bagi Rifqi, keberanian tersebut layak menjadi percontohan bagi bupati dan kepala daerah lainnya.
“Bupati Abdya bisa menjadi percontohan bagi bupati lainnya. Pemimpin harus berani menunjukkan sikap ketika berhadapan dengan persoalan yang dapat merusak masyarakat maupun aparatur,” katanya.
Sebelumnya, Bupati Abdya Safaruddin melakukan pemeriksaan terhadap HP sejumlah ASN sebagai bagian dari upaya mencegah judi online. Dari pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan aplikasi judi online pada perangkat yang diperiksa.
Rifqi mengatakan langkah tersebut juga menjadi pesan bahwa persoalan judi online telah menjadi perhatian hingga ke lingkungan pemerintahan daerah.
“DPN PERMAHI mengapresiasi langkah Bupati Abdya. Ini bukan hanya soal pemeriksaan HP, tetapi menunjukkan keberanian pemimpin dalam menjaga aparatur dari pengaruh judi online,” ujar Rifqi.
Menurutnya, apa yang dilakukan Bupati Abdya layak mendapatkan perhatian lebih luas dan menjadi contoh bagi kepala daerah lainnya dalam menyikapi persoalan judi online.
Bupati Abdya pun dinilai telah menunjukkan bahwa keberanian seorang pemimpin dapat dimulai dari langkah konkret menghadapi persoalan yang nyata di tengah masyarakat.

