- ACEH TAMIANG — Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia melalui Direktorat Jasa Teknologi Informasi dan Komunikasi (Jasa TIK) menggelar Workshop Inkubasi Startup Jasa TIK di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu, 29 Agustus 2026.
- Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program EKRAF Peduli “Pulih Bersama, Bangkit Berdaya”, yang diarahkan untuk mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif berbasis teknologi, khususnya pengembangan startup dan sumber daya manusia di bidang teknologi informasi dan komunikasi.
- Workshop ini turut dihadiri sejumlah unsur Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang Drs.
ACEH TAMIANG — Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia melalui Direktorat Jasa Teknologi Informasi dan Komunikasi (Jasa TIK) menggelar Workshop Inkubasi Startup Jasa TIK di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program EKRAF Peduli “Pulih Bersama, Bangkit Berdaya”, yang diarahkan untuk mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif berbasis teknologi, khususnya pengembangan startup dan sumber daya manusia di bidang teknologi informasi dan komunikasi.
Workshop ini turut dihadiri sejumlah unsur Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang Drs. Syuibun Anwar, Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang Muhammad Nur, S.E., serta perwakilan Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian melalui Kabid TIK Wan Dedi Wahyudi, S.E., M.M.
Hadir pula perwakilan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga melalui Kabid Parekraf Thamrindu Lubis, S.Pd., Inspektur Kabupaten Aceh Tamiang Aulia Azhari, S.STP., M.M., Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Agusliayana Devita, S.STP., M.Si., Kabag Umum Setdakab Zubir, S.E., M.AP., serta Kabag Prokopim Setdakab Azwanil Fakhri, S.T., M.I.Kom.
Turut hadir Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kota Lhokseumawe, Yudo Herlambang, bersama para peserta dan pemangku kepentingan terkait.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Hymne Aceh, serta penampilan Tari Sekapur Sirih. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembukaan dan sambutan dari jajaran pemerintah daerah serta pihak Kementerian Ekonomi Kreatif.
Memasuki sesi utama, peserta mendapatkan materi mengenai pemrograman web dan Artificial Intelligence (AI) yang disampaikan oleh Muhammad Ali Sofian.
Selanjutnya, materi berlanjut pada pembahasan ide, produk, validasi, dan business plan bersama Kuntjoro Pinardi. Materi tersebut menjadi bagian penting dalam membekali peserta agar mampu mengembangkan ide teknologi menjadi produk yang memiliki nilai dan peluang pasar.
Workshop juga menghadirkan sesi personal branding, optimasi profil, dan produktivitas yang disampaikan Oni Bibin Bintoro. Materi ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peserta dalam membangun identitas profesional sekaligus mengoptimalkan potensi di tengah perkembangan ekonomi digital.
Program inkubasi tersebut tidak hanya berorientasi pada pemahaman teknologi, tetapi juga mendorong peserta untuk memiliki kemampuan dalam membangun produk, menyusun strategi bisnis, serta memahami kebutuhan pasar.
Melalui workshop ini, Kementerian Ekonomi Kreatif berharap muncul lebih banyak talenta dan calon pelaku startup dari Aceh Tamiang yang mampu memanfaatkan teknologi untuk menciptakan inovasi, membuka peluang ekonomi, serta memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Kegiatan ditutup sekitar pukul 16.00 WIB oleh Harry Noor Sukarna, Kepala Subdirektorat Jasa TIK Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.
Workshop Inkubasi Startup Jasa TIK ini menjadi momentum kolaborasi antara pemerintah, dunia teknologi, pelaku ekonomi kreatif, dan masyarakat untuk memperkuat ekosistem digital serta mendorong Aceh Tamiang semakin adaptif menghadapi perkembangan teknologi.


