- Dalam kegiatan Geraundbreaking yang akan dilaksanakan pada hari kamis 16 juli 2026 di Saumlaki desa lermatang yg menyisakan kekecewaan dari insan pers lokal Saumlaki propinsi Maluku
- Adapun kegiatan geraundbreaking rencananya akan dihadiri Presiden RI Brabowo Subianto ternyata presiden tidak hadir hanya para mentri yg menghadiri namun kegiatan tersebut tetap berjalan walaupun melalui Zoom dari istana
- Kegiatan tersebut membuat miris dari kalangan Pers KKT, ditempat kegiatan di temukan puluhan rekan rekan pers dari jakarta dg fasilitas VIV dri inpex yang begitu wah Akomodasi,Transportasi dll, Sementara Wartawan KKT hanya di fasilitasi 1 paket Tas yg bertuliskan Inpex di dalamnya terdapat 1 buah payung ,1 buah termos kecil , 1buah tas Kecil dan Uang Rp 250.000,- ( duaratus...
Maluku Kabar Tujuh 17 juli 2026. Dalam kegiatan Geraundbreaking yang akan dilaksanakan pada hari kamis 16 juli 2026 di Saumlaki desa lermatang yg menyisakan kekecewaan dari insan pers lokal Saumlaki propinsi Maluku
Adapun kegiatan geraundbreaking rencananya akan dihadiri Presiden RI Brabowo Subianto ternyata presiden tidak hadir hanya para mentri yg menghadiri namun kegiatan tersebut tetap berjalan walaupun melalui Zoom dari istana
Kegiatan tersebut membuat miris dari kalangan Pers KKT, ditempat kegiatan di temukan puluhan rekan rekan pers dari jakarta dg fasilitas VIV dri inpex yang begitu wah Akomodasi,Transportasi dll, Sementara Wartawan KKT hanya di fasilitasi 1 paket Tas yg bertuliskan Inpex di dalamnya terdapat 1 buah payung ,1 buah termos kecil , 1buah tas Kecil dan Uang Rp 250.000,- ( duaratus limapuluh ribu rupiah).
Sementara itu salah satu insan pers kkt di temui Yoppy Frans Manunwembun dalam pernyataannya ,inilah ketidak beresan PT inpex Blok Marsela terhadap jurnalis di daerah dalam hal ini jurnalis kkt, kalo kita telah dalam undangan yg dilayangkan oleh Inpex Coprasen sangat jelas di dalam undangan resmi INPEX AKAN MEMPASILITASI JURNALIS dengan , AKOMUDASI, TRANSPOTASI DAN KONSUMSI, tetapi apa lajur yg dilakukan Inpex terhadap jurnalis kkt Sangat tidak bermoral dan tidak masuk akal.
Lalu ujarnya lagi pada saat kegiatan tersebut Yoppy F M sempat berkenalan dan berbincang dg kordinator untuk menangani Jurnalis dari jakarta – Saumlaki dan Saumlaki Jakarta Kordinator tersebut memperkenalkan mantan wartawan Tempo lalu Saya memperkenalkan diri juga pernah menjadi bagian dari Jurnalis pemberitaan 68 h jakarta. Kordinator tersebut mengatakan Ia hanya Menangani Kusus teman teman Wartawan Dari jakarta bahkan Traspotasi udara yang di gunakan juga Garuda indonesia Air yg di Carter.
Selanjutnya Manunwembun Mengatakan bahwa seorang wartawan dari jakarta bisa menghabiskan puluhan juta sementara Jurnalis di kkt hanya di kasi Payung,Termos,taskecil dan Uang 250 ribu….disinilah sangat terlihat perbedaan prilaku yg begitu menyolok dilakukan oleh Inpex Masela yg investasinya Mecapai 390 triliun…aneh tapi nyata.
Lanjutnya apakan wartawan dari Jakarta menggunakan UU Pers lain dan Wartawan Di KKT menggunakan Undan-Undang Pers yg berbeda sehingga membuat prilaku Inpex berbeda juga. Dititik inilah Letak kebiadapan prilaku Inpex Masela.
Kita Wartawan saja bisa diperlakukan Inpex yg sangat berbeda,,,apalagi nanti dengan Permasalahan Ketenaga kerjaan dari Anak-Anak KKT dan MBD ujarnya dengan kesal,,,,dalam kegiatan kemarin kalo kita perhatikan. Apakah ada Anak2 Tanimbar dan MBD bersama sama rombongan dari jakarta , Saya pastikan Tidak ada,semua dari luar KKT dan MBD.
Saya cuma bisa menghimbau DPRD KKT jangan terlalu tidur Masyarakat mempunyai Asa dan Asa itu yg harus di Perjuangkan secara Konstitusional oleh Dprd kkt sedangk kepada Teman2 OKP,ORMAS dan AKTIVIS mulailah membuat kajian2 dan mengawasi secara Total terhadap Impex Masela melalui semua jalur yg bisa dilakulan dan apa bila Janji Presiden RI dalam Sambutannya Melalu zoom dan Mentri ESDM Bahlil Hadalia dalam laporannya tentang Kesempatan Bagi anak – anak KKT dan MBD serta Pengusaha Lokal untuk berpartisipasi didalam Kegiatan Inpex Masela tersebut maka Perjuangan Para Aktifis harus mulai dilakukan dg cara cara Konstitusional.Ujarnya.
GroundBreaking Inpex Blok Marsela dilaksanakan pada hari kamis 16 Juli 2026 di Saumlaki KKT dilakukan Oleh Presiden RI Prabowo Subianto melalui Zoom.harapannya (sw)

