- ACEH SINGKIL — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Singkil bersama Satuan Tugas Percepatan Pembangunan Aceh (Satgas PPA) wilayah Aceh Singkil menggelar pertemuan koordinasi untuk memperkuat sinergi pembangunan daerah pada Jumat,(26/6/2026).
- Pertemuan yang berlangsung diruang kerja Dinas PUPR Aceh Singkil tersebut berlangsung penuh keakraban, dihadiri Kepala Dinas PUPR Aceh Singkil, Ali Karya, ST, serta Koordinator Kabupaten (Korkab) Satgas PPA Aceh Singkil, Syafriadi, SE, beserta sejumlah anggota Satgas PPA dari berbagai bidang.
- Kepala Dinas PUPR Aceh Singkil, Ali Karya, ST, menyambut baik langkah kolaboratif ini.
ACEH SINGKIL — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Singkil bersama Satuan Tugas Percepatan Pembangunan Aceh (Satgas PPA) wilayah Aceh Singkil menggelar pertemuan koordinasi untuk memperkuat sinergi pembangunan daerah pada Jumat,(26/6/2026).
Pertemuan yang berlangsung diruang kerja Dinas PUPR Aceh Singkil tersebut berlangsung penuh keakraban, dihadiri Kepala Dinas PUPR Aceh Singkil, Ali Karya, ST, serta Koordinator Kabupaten (Korkab) Satgas PPA Aceh Singkil, Syafriadi, SE, beserta sejumlah anggota Satgas PPA dari berbagai bidang. Kegiatan difokuskan pada optimalisasi pemanfaatan Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit untuk perbaikan infrastruktur jalan di pelosok daerah.
Kepala Dinas PUPR Aceh Singkil, Ali Karya, ST, menyambut baik langkah kolaboratif ini. Dalam pertemuan tersebut, ia menyampaikan bahwa pagu anggaran DBH Sawit yang dialokasikan khusus untuk Dinas PUPR pada tahun anggaran 2026 berada di angka sekitar Rp2,1 miliar.
“Anggaran ini tentu akan kita maksimalkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujar Ali Karya.
Sementara itu, Koordinator Kabupaten (Korkab) Satgas PPA Aceh Singkil, Syafriadi, SE, menyoroti bahwa alokasi DBH Sawit yang diterima saat ini masih dirasa sangat minim . Menurutnya, dana tersebut belum sebanding dengan besarnya potensi perkebunan kelapa sawit yang dimiliki oleh Aceh Singkil sebagai kabupaten dengan perkebunan terluas kedua di Aceh .
“DBH Sawit yang diterima saat ini masih terlalu kecil untuk mendukung perbaikan ruas jalan di seluruh pelosok daerah . Oleh karena itu, Satgas PPA mengusulkan agar alokasi dana ini ditelusuri dan diaudit lebih lanjut agar asas keadilan dan pemerataan pembangunan dapat tercapai,” tegas Syafriadi.
Selain menyoroti minimnya anggaran, momentum silaturahmi ini juga dimanfaatkan kedua belah pihak untuk menyamakan langkah strategis . Fokus pembahasan bersama jajaran Satgas PPA dan PUPR ini turut mencakup percepatan pembangunan infrastruktur strategis serta verifikasi data pekerja rentan di Bumi Sekata Sepekat .
Dengan adanya sinergi antara Satgas PPA dan Dinas PUPR, diharapkan kendala dalam pembangunan daerah dapat diidentifikasi dan diselesaikan bersama, sehingga manfaat DBH Sawit dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh masyarakat Aceh Singkil.(Joni)

