- kabartujuh.com.com,Cilacap-Bertempat di Rumah Makan "RAWA KLEPU" (Pemancingan dan Lesehan), Jalan Raya Karang Tengah-Nggapek, Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada hari ini (minggu, 20/11/2023), Kunjungan Kaisar Kaisa Kasih Said Putra SE, Caleg DPR-RI, No.2, Dapil Vlll, dari PDI-P, bertema "Deklarasi ibu-ibu Kecamatan Sampang, bersama Kaisar Kiasar Kasih Said Putra SE, diselenggarakan.
- Acara tersebut, dihadiri oleh Kaesar Kaisa Kasih Said Putra SE yang karena padatnya aktifitas dinasnya sehingga diwakili oleh Faid (team pemenanganya), Ketua Penyelenggara berikut beberapa anggotanya, Bawaslu Kecamatan Sampang, Relawan dari Kecamatan Adipala, Anas Mubarok-caleg DPRD Kabupaten Cilacap, dapil 6, nomor urut 3, Erwan (Kanit Intel Polsk Sampang) serta ratusan ibu-ibu dengan dimeriahkan Organ Tunggal "FIDELLA MUSIK"-dari Buntu, yang menampilkan...
- Meski acara molor hingga berapa jam (undangan pukul 13.30 WIB, namun baru dimulai pukul 16.00 WIB), namun hal tersebut tidak mengurangi antusias dan semangat seluruh hadirin.
kabartujuh.com.com,Cilacap-
Bertempat di Rumah Makan “RAWA KLEPU” (Pemancingan dan Lesehan), Jalan Raya Karang Tengah-Nggapek, Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada hari ini (minggu, 20/11/2023), Kunjungan Kaisar Kaisa Kasih Said Putra SE, Caleg DPR-RI, No.2, Dapil Vlll, dari PDI-P, bertema “Deklarasi ibu-ibu Kecamatan Sampang, bersama Kaisar Kiasar Kasih Said Putra SE, diselenggarakan.
Acara tersebut, dihadiri oleh Kaesar Kaisa Kasih Said Putra SE yang karena padatnya aktifitas dinasnya sehingga diwakili oleh Faid (team pemenanganya), Ketua Penyelenggara berikut beberapa anggotanya, Bawaslu Kecamatan Sampang, Relawan dari Kecamatan Adipala, Anas Mubarok-caleg DPRD Kabupaten Cilacap, dapil 6, nomor urut 3, Erwan (Kanit Intel Polsk Sampang) serta ratusan ibu-ibu dengan dimeriahkan Organ Tunggal “FIDELLA MUSIK”-dari Buntu, yang menampilkan Nurcahyati (artis lokal), dan kekocakan Jembroy, selaku Pembawa acara yang mampu menghibur dan mencairkan suasana.
Meski acara molor hingga berapa jam (undangan pukul 13.30 WIB, namun baru dimulai pukul 16.00 WIB), namun hal tersebut tidak mengurangi antusias dan semangat seluruh hadirin.
Mengawali sambutanya, Indra Kusuma, selaku Ketua Panitia terlebih dulu menyampaikan permintaan maaf atas ketermbatan dimulainya acara.
“Terlebih dulu saya sampaikan permintaan maaf atas keterlambatan dimulainya acara, dan sekaligus mengucapkan terima kasih atas kedatangan seluruh hadirin khususnya ibu-ibu di Kecamatan Sampang “katanya seraya menambahkan, “mengingat waktu sudah sore, maka acara langsung saya buka dengan bacaan basmalah -“Bismilahirtohman-nirohim”-
Adapun selanjutnya, mengingat belum hadirnya mas Kaisar, maka waktu dan tempat langsung saya serahkan sepenuhnya kepada mas Anas Mubarok, “tegasnya.
Sementara dalam arahanya, terlebih dulu Anas Mubarok meminta ijin untuk memperkenalkan diri.
“Perkenalkan, nama saya Anas Mubarok, pendidikan S1, bidang Hukum Ekonomi, yang insya allah tahun depan akan diwisuda S2.
Adapun, umur 31 tahun, bertempat tinggal di Desa Kesugihan, dan alhamdulilah sekarang saya mempunyai 1 istri dan 4 anak, “katanya seraya menambahkan, “saya merupakan Caleg DPRD Kabupaten Cilacap, Nomor urut 3, Dapil 6, dari PDI-P “.
Dijelaskan alasanya, kenapa masih muda tapi sudah mempunyai 4 anak, karena menurutnya rejeki sudah di atur oleh allah swt, dan yang kedua, saya berharap tatkala berusia tua, seluruh anak-anaknya sudah mapan.
Dalam kesempatan ini, “kata Anas Mubarok menegaskan, yang pertama, saya mengucapkan terima kasih dan sekaligus menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran ibu-ibu di Wilayah Kecamatan Sampang.
Dan yang kedua, atas nama mas Kaisar, saya minta maaf atas keterlambatanya.
Namun saya yakin, semua yang hadir di sini tetap semangat dan setia menunggu kedatangan mas Kaisar bahkan hingga berakhirnya acara.
Untuk itu, demi menghilangkan kantuk, jenuh dan menyemangati seluruh hadirin, dirinya menyerukan yel-yel dengan kalimat -“MERDEKA-MERDEKA-MERDEKA”- yang dijawab secara bersamaan oleh seluruh hadirin, dengan pekik kalimat “MERDEKA”, yang menggemuruh memenuhi RM. Rawa Klepu.
Dijelaskanya, jika di tahun 2024, akan ada pesta demokrasi yaitu PILEG dan PILPRES.
Makanya diharapkan agar semua pihak harus tetap menjaga persatuan, persaudaraan serta saling menghormati, meski beda pilihan.
Diterangkanya jika sebelum maju sebagai caleg PDI-P, bahkan sampai sekarang dirinya menekuni bisnis minyak wangi on-line bernama “BARISTAMA”.
Berkat perjuangan, kerja keras dan doa, alhamdulilah, omset saya yang awalnya 25 juta/bulan pada 2016, namun kini sudah tembus hingga mencapai 2 Milyar.
Bahkan sekarang saya merekrut 60 orang dengan usia dibawah 25 tahun, yang siap mendidik, mengarahkan hingga membantu pemasaran.
Makanya, bagi siapa saja yang ingin belajar sebagai pebisnis on-line, silahkan datang ke kami.
Dengan kepiawaianya dalam berorasi didepan publik, dirinya mampu membuat & membawa hadirin terbawa dan terbius dengan alur perkataanya.
Terlebih kemudian, Anas Mubarok mengadakan kuis berhadiah bagi siapa saja yang bisa menjawabnya, yang langsung disambut dengan sorak-sore seluruh hadirin.
Bahkan pasca mengadakan kuis berhadiah, seluruh hadiri dihibur terlebih dulu dengan lantunan musik yang membawakan lagu “kopi lambada”.
Diumumkanya, jika mas Kaesar tidak bisa hadir dan mewakilkan mas Faid selaku team pemenanganya.
“Namun, seluruh “ugo rampai” yang tersedia berikut bingkisan yang ada, semua beliau yang menyiapkan”.
Beliau hanya titip salam buat ibu-ibu yang harus disampaikan kepada seluruh keluarga yaitu “assala’mualaikum warohmarullah hiwabarokatuh”, “timpalnya.
Sementara mewakili Kaisar, Faid menyatakan permintaan maafnya atas ketidak-hadiran beliau.
Namun dirinya menyakini jika Kecamatan Sampang merupakan lumbung suara baginya, “pungkasnya.
Dipenghujung acara dilakukan foto bersama seluruh ibu-ibu bersama Anas Mubarok, dibumbui dengan yel-yel.
“Tatkala Anas berteriak merdeka dijawab merdeka, tatkala berteriak Kaisar, dijawab jadi-jadi-jadi, dan tatkala berteriak Anas, juga dijawab “jadi-jadi-jadi, bahkan kemudian tatkala Anas berteriak ganjar-mahfud, dijawab “menang satu putaran”, yang kemudian ditutup dengan kalimat “merdeka” secara bersamaan dari seluruh hadirin (suliyo)

