- Mukhlis, ST, menegaskan pentingnya penguatan mental dan kepercayaan diri anak dalam ajang Lomba Kualifikasi Best of The Best Sempoa Se-Aceh 2026 yang berlangsung di Hj.
- Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa kegiatan sempoa tidak hanya berorientasi pada kemampuan berhitung, tetapi juga berperan penting dalam membentuk karakter anak sejak usia dini.
- Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak belajar percaya diri, berani tampil, dan tidak takut menghadapi tantangan,” ujar Mukhlis.
BIREUEN, 12 April 2026 – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, menegaskan pentingnya penguatan mental dan kepercayaan diri anak dalam ajang Lomba Kualifikasi Best of The Best Sempoa Se-Aceh 2026 yang berlangsung di Hj. Fauziah Convention Hall, Minggu (12/4).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa kegiatan sempoa tidak hanya berorientasi pada kemampuan berhitung, tetapi juga berperan penting dalam membentuk karakter anak sejak usia dini.
“Penguatan mental anak sangat penting. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak belajar percaya diri, berani tampil, dan tidak takut menghadapi tantangan,” ujar Mukhlis.
Lomba yang diikuti peserta dari 12 kabupaten/kota di Aceh ini menjadi ajang bagi anak-anak untuk mengasah kecepatan, ketepatan, serta konsentrasi dalam menyelesaikan soal-soal sempoa di bawah tekanan kompetisi.
Selain itu, metode sempoa dinilai mampu melatih keseimbangan kerja otak kanan dan kiri, meningkatkan daya ingat, serta memperkuat fokus anak. Hal ini menjadikan sempoa sebagai salah satu metode pembelajaran nonformal yang efektif dalam mendukung perkembangan intelektual anak.
Seorang orang tua peserta yang ditemui di lokasi menyebutkan bahwa kegiatan ini memberi dampak positif bagi anak-anak, terutama dalam membangun keberanian dan kemandirian.
“Anak jadi lebih percaya diri dan berani tampil. Ini bukan hanya soal menang atau kalah,” ujarnya.
Bupati juga mengapresiasi peran para orang tua, guru, dan pembimbing yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam mendukung perkembangan anak.
“Kemenangan bukan satu-satunya tujuan. Yang terpenting adalah proses belajar dan pengalaman yang diperoleh anak-anak,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bunda Guru Ny. Sadriah Mukhlis, Asisten III Setdakab Bireuen, Regional Direktur SEMPOA SIP wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Kerinci, Drs. Nugroho, para direktur SEMPOA SIP Aceh, serta perwakilan Faber Castell.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda Aceh yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki mental kuat, percaya diri, dan siap bersaing di tingkat yang lebih luas.
(Mega)

