- BIREUEN — Kabar menggembirakan datang dari dunia pendidikan madrasah di Kabupaten Bireuen.
- Pengumuman hasil SNBP yang dirilis secara daring pada 31 Maret 2026 menjadi momen penting bagi para siswa.
- Dari total kelulusan tersebut, empat siswa berhasil lolos ke program studi kedokteran yang dikenal memiliki tingkat persaingan tinggi.
BIREUEN — Kabar menggembirakan datang dari dunia pendidikan madrasah di Kabupaten Bireuen. Sebanyak 140 peserta didik Madrasah Aliyah, baik negeri maupun swasta, berhasil lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 dan diterima di berbagai perguruan tinggi negeri ternama.
Pengumuman hasil SNBP yang dirilis secara daring pada 31 Maret 2026 menjadi momen penting bagi para siswa. Hasil tersebut menunjukkan capaian kerja keras mereka selama menempuh pendidikan, dengan berhasil menembus sejumlah kampus unggulan seperti Universitas Syiah Kuala, Universitas Malikussaleh, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Politeknik Negeri Lhokseumawe, hingga UPN Veteran Yogyakarta.
Dari total kelulusan tersebut, empat siswa berhasil lolos ke program studi kedokteran yang dikenal memiliki tingkat persaingan tinggi. Capaian ini menjadi salah satu sorotan dalam hasil SNBP tahun ini.
Selain bidang kesehatan, para siswa juga diterima di berbagai program studi strategis lainnya. Jurusan teknik dan teknologi menjadi pilihan yang cukup dominan, disusul bidang sosial, ekonomi, serta pendidikan dan kesehatan masyarakat.
Kontribusi kelulusan berasal dari berbagai madrasah di Kabupaten Bireuen. MAN 3 Bireuen tercatat sebagai penyumbang terbanyak dengan 32 siswa, disusul MAN 2 Bireuen sebanyak 22 siswa, dan MAN 4 Bireuen sebanyak 15 siswa. Sementara itu, MAN 1 Bireuen menyumbang 10 siswa dan MAS Al-Muslim 9 siswa. Madrasah lainnya seperti MAN 5 dan MAN 7 masing-masing 8 siswa, MA Darussa’adah Cot Tarom 7 siswa, MAS Al-Mubarak dan MAS Kuta Blang masing-masing 5 siswa, serta MAS Azzanjabil dan MA Muhammadiyah Bireuen masing-masing 2 siswa.
Kepala Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Bireuen, Dr H Zulkifli SAg MPd, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, mulai dari siswa, guru, tenaga kependidikan hingga dukungan orang tua. Ia juga menilai, capaian ini mencerminkan peningkatan kualitas pendidikan madrasah yang terus berkembang serta mampu bersaing di tingkat nasional melalui jalur seleksi berbasis prestasi.
Sebagai bentuk apresiasi, ucapan selamat juga disampaikan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen atas capaian tersebut. Keberhasilan ini dinilai menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah serta mendorong lahirnya generasi unggul di masa depan.
Capaian SNBP 2026 ini menjadi salah satu yang tertinggi sepanjang sejarah madrasah di Kabupaten Bireuen dan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi di masa mendatang. (Mega)

